5 Destinasi yang Wajib Dikunjungi Saat ke Jepang Selain Tokyo

dian azizah
September 13, 2019

Follow

Keindahan Jepang bukan hanya terletak di Tokyo saja, namun juga terletak di wilayah lainnya.

SHARE THIS

Jepang merupakan salah satu negara yang banyak dikunjungi oleh para traveler mancanegara maupun internasional. Namun, dari banyaknya traveler yang datang berkunjung ke Jepang, Tokyo menjadi incaran pertama untuk berwisata, padahal Jepang memiliki keindahan lain selain Tokyo. Nah, dimana saja sih destinasi wisata wajib yang dikunjungi ketika ke Jepang selain Toyo?

1.Wakayama Castle

Wakayama Castle dibangun pada tahun 1585 di bawah kekaisaran Toyotomi Hideyoshi. Tempat ini dikelilingi oleh bunga sakura yang kurang lebih terdapat 600 pohon. Pohon tersebutlah yang menjadi spot terfavorit pengunjung ketika datang ke Wakayama Castle. Untuk berkungjung ke tempat ini, akan lebih menarik ketika musim spring, karena bunga-bunga akan bermekaran dengan sangat indah. Kamu bisa mengunjungi Wakayama Castle dari jam 9 pagi hingga jam 4 sore.

Wakayama Castle saat bunga sakura bermekaran.

Akses ke Wakayama

Kamu bisa datang dengan berjalan kaki selama 20 menit dari JR Wakayama Station atau berjalan kaki selama 10 menit dari Nankai Wakayami-shi Station.

 

2. Shirahama Beach

Masih berlokasi di Wakayama, nama pantai Shirahama dalam bahasa Jepang ini memiliki arti pantai putih. Padahal, pada awalnya pantai ini tidak memiliki pasir yang berwarna putih, namun pasir putih tersebut diimpor dari Australia agar pantai ini menjadi terlihat lebih indah.

Pantai Shirahama sudah tidak asing lagi bagi para traveler yang berasal dari Australia dan Eropa, pasalnya mereka sering sekali berjemur di pantai ini ketika sedang musim panas.

Pantai ini bisa menjadi pilihan kamu untuk one day trip ketika sedang berada di Kyoto atau Osaka.

Akses ke Shirahama Beach

Pantai ini bisa diakses dengan menggunakan bus selama 10 menit dari stasiun Shirahama.

 

3. Festival Oto-Matsuri

Festival yang selalu diadakan pada bulan Februari ini merupakan festival pertunjukan api yang paling meriah di Jepang. Pasalnya, terdapat kurang lebih 2000 perserta laki-laki yang membawa obor yang dikenal dengan Noboriko memeriahkan festival tersebut. Pesertanya menggunakan pakaian berwarna serba putih. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memanjatkan doa untuk panen dan keselamatan keluarga. Acara ini berlokasi di Kuil Shinto Kamikura, Wakayama.

Pada saat festival diadakan, para wanita dilarang memasuki tanah Kuil Kamikura-jinja, namun mereka dapat melihat kemeriahan festival ini dari jalan setapak menuju kuil.

Akses ke Kuil Shinto Kamikura

Kamu bisa menuju ke Kuil ini dengan berjalan kaki selama 15 menit dari JR Stasiun Shingu.

 

4. Ainokura Gassho-Zukuri Village

Desa Ainokura merupakan salah satu desa yang tercatat dalam warisan budaya Dunia. Desa yang dilengkapi dengan arsitektur bergaya bubungan utama ini memiliki pemandangan Jepang asli yang indah dan penuh nostalgia. Di desa ini kamu bisa merasakan bagaimana nikmatnya bertransaksi dengan cara barter yaitu cara transaksi dengan tukar menurkar nilai barang. Hal menarik lainnya dari desa Ainokura adalah adanya "penjaga hutan salju" yang melindungi ladang, dinding batu, dan desa dari longsor salju.

Tugu yang ada di Desa Ainokura.

Jika kamu ingin berkunjung ke desa Ainokura, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:

  • Tidak boleh merokok
  • Tidak boleh membuang sampah rokok
  • Tidak boleh masuk tanpa izin dalam area seperti rumah, ladang, dan sawah,
  • Tidak boleh berkunjung pada pagi hari dan setelah senja datang,
  • Tidak boleh membawa kendaraan mobil.

Rumah tradisional tersebut kini berjumlah kurang lebih 20 rumah.

Akses ke Ainokura Gassho-Zukuri Village

Kamu bisa menggunakan bus Kaetsuno dari stasiun Takaoka atau stasiun Shinkansen pada pukul 8.10, 09.20, atau 10.45 yang melewati desa Ainokura.

 

5. Menara TV Sapporo

Menara ini sekilas terlihat seperti menara Eiffel di kota Paris, padahal ini adalah di Sapporo, Jepang. Menara TV Sapporo menjadi salah satu destinasi favorit di Sapporo karena letaknya di Sungai Sosei. Dibangun pada tahun 1956, menara TV ini sudah menjadi ciri khas di Sapporo selama lebih dari setengah abad.

Pemandangan Menara TV Sapporo dari kejauhan. Foto oleh Menara TV Sapporo

Menara TV Sapporo buka dari jam 9:30 pagi hingga 09:30 malam selama bulan April sampai pertengahan bulan Oktober. Sedangkan selama adanya Festival Salju Sapporo, menara ini dibuka dari jam 9.00 pagi hingga 10.30 malam. Namun, tempat ini akan ditutup pada pertengahan bulan April dan awal bulan November untuk inspeksi dan pengecekan peralatan dan ditutup pada bulan Januari pertama setiap tahun. Kamu dapat memeriksa informasi lebih lanjut mengenai jadwal kunjungan ke menara TV Sapporo di website miliknya.

Jam Teta yang menyala dengan warna yang bervariasi dari musim ke musim, pada hari-hari tertentu seperti hari libur nasional akan ada warna khusus yang ditampilkan.

Pada musim dingin, akan disediakan kursi khusus bagi pengunjung agar bisa menikmati pemandangan Festival Salju yang diselenggarakan di Taman Odori.

Akses ke Menara TV Sapporo

Kamu bisa menggunakan kereta api di Stasiun Odoridi jalur Sapporo City Subway Toho, jalur Tozai, atau jalur Nanboku.