Berbeda Sistem, Ini Dia Perbedaan Proses Refund Antara Airasia Dan Singapore Airlines!

Vivian Yolanda
April 15, 2020

COVID-19 membuat para travelers terpaksa untuk mengurungkan niat liburan bersama keluarga dan kerabat tercinta. Ini adalah beberapa tips bagi para travelers yang agak dipersulit oleh maskapai penerbangan kalian!

Merebahnya pandemik COVID-19 ini sangat meresahkan seluruh masyarakat, baik di Indonesia maupun di luar negeri, sehingga travelers terpaksa harus mengurungkan niat untuk melancong sementara waktu. 

Ilustrasi refund tiket pesawat disaat COVID-19

Pemerintah mulai menerapkan pembatalan untuk penerbangan ke beberapa negara yang teridentifikasi sebagai sumber penyebaran virus COVID-19. Tak ada pilihan lain selain membatalkan penerbangan atau menjadwal ulang penerbangan dari yang seharusnya. Sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh masing-masing maskapai penerbangan, setiap ada pembatalan penerbangan, maskapai akan mengembalikan 70-100% dari uang pembelian tiket awal. Namun, kebijakan tersebut sekali lagi tergantung oleh maskapai masing-masing, berbeda maskapai juga akan berbeda kebijakannya. 

Aplikasi atau platform pembelian tiket yang travelers gunakan akan mempengaruhi proses refund atau reschedule yang berbeda-beda. Jika maskapai bekerjasama dengan aplikasi pembelian tiket, maka travelers dapat melakukan refund lewat aplikasi, namun jika sudah tergolong lama dan dipersulit, maka travelers bisa langsung menghubungi maskapai lewat website atau call center serta mengajukan permintaan pembatalan penerbangan secara langsung pada maskapai. 

Hubungi call center maskapai penerbangan yang travelers gunakan

Air Asia merupakan salah satu maskapai penerbangan domestik maupun luar negeri yang kini dibanjiri oleh permintaan reschedule dan refund. Menurut kebijakan maskapai Airasia, calon penumpang yang membatalkan rencana penerbangan bisa mendapatkan refund sebesar 70-100% sesuai dengan waktu yang ditentukan. 

Kebijakan Refund Airasia:

1. Airasia menjanjikan 100% uang kembali jika calon penumpang mengajukan permintaan berjarak tiga bulan sebelum waktu keberangkatan,

2. Airasia menjanjikan 90% uang kembali jika calon penumpang mengajukan permintaan berjarak dua bulan sebelum waktu keberangkatan,

3. Airasia menjanjikan 80% uang kembali jika calon penumpang mengajukan permintaan berjarak satu bulan sebelum waktu keberangkatan,

4. Airasia menjanjikan 70% uang kembali jika calon penumpang mengajukan permintaan berjarak tiga jam hingga satu bulan sebelum waktu keberangkatan.

Calon penumpang juga diberikan kemudahan berkomunikasi via AVA Chat milik Airasia yang menyediakan ruang bagi para calon penumpang untuk mengajukan pembatalan penerbangan, reschedule, dan uang kembali. Caranya sangat gampang, cukup buka aplikasi atau website airasia.com, kemudian cari menu Chat With AVA Now, maka kalian akan secara langsung menyampaikan tujuan kalian, dan Airasia menjanjikan kecepatan dalam melayani calon penumpang maskapai.

Maskapai penerbangan Airasia

Namun, berbeda dengan kenyataannya, seorang calon penumpang Airasia, Viriya yang mengajukan refund untuk penerbangan ke Bali mengaku merasa dipersulit oleh Airasia saat hendak melakukan refund. Fasilitas AVA Chat yang digunakan untuk berkomunikasi malah memperlambat proses saking banyaknya permintaan pembatalan penerbangan, calon penumpang juga terlebih dahulu harus memiliki Credit Account atau menjadi member tetap, sehingga kalian dapat mengumpulkan poin dan menukarnya dengan satu tiket pesawat. Oleh karena itu, Viriya menghubungi call center dan mendatangi kantor cabang Airasia, namun keduanya tak merespon. 

"Saya merasa bingung dan ditelantarkan, karena uang saya juga ada disana, tapi malah tidak ada respon dari pihak Airasia", ungkap Viriya. 

Namun, menurutnya, adanya fitur AVA pada website Airasia sebenarnya cukup memudahkan para palanggan untuk meminta informasi, mengajukan permintaan dan lain-lain, hanya saja sistem pada Airasia kurang mendukung hingga sedikit mengecewakan para pelanggan atau calon penumpang.

Tips untuk para calon penumpang Airasia yang hendak melakukan refund:

1. Pastikan kalian memiliki Credit Account untuk mempermudah komunikasi via AVA, 

2. Kemudian pastikan kalian mengisi formulir untuk mengajukan refund atau reschedule, 

3. Baca kembali kebijakan yang sudah ditetapkan oleh maskapai Airasia untuk refund dan reschedule

4. Jika belum mendapatkan kabar dari maskapai, berikan jeda waktu selama seminggu untuk menunggu, kemudian travelers bisa mencoba untuk menghubungi kembali bila tak mendapat respon apapun. 

Berbeda dengan sistem pengembalian maskapai Singapore Airlines, seorang calon penumpang, Sheilla yang ingin melakukan perjalanan ke Jepang, membeli tiket melalui Agen Wita Tour dengan potongan promo pada akhir Agustus 2019 lalu, yang kemudian melakukan reschedule sebanyak dua kali karena kondisi COVID-19 yang tak memungkinkan untuk berangkat. 

Penerbangan maskapai Singapore Airlines

Sheilla seharusnya berangkat pada 11-25 Maret lalu, kemudian melakukan reschedule pertama langsung pada maskapai Singapore Airlines yang berangkat pada 13-27 April 2020. Namun, Sheilla harus menambahkan Rp. 500 ribu untuk harga kursi, karena harga kursi awal merupakan harga promo. Kebijakan ini diwajibkan oleh maskapai. 

Masih dalam kondisi yang tak memungkinkan untuk berangkat, akhirnya maskapai Singapore Airlines me-reschedule jadwal penerbangan pada 14-29 Oktober mendatang. Para calon penumpang tak perlu membayar apapun, bahkan mereka diberikan kebebasan untuk memilih tanggal keberangkatan. Maskapai Singapore Airlines hanya memperbolehkan refund untuk keberangkatan dari atau menuju China, Korea, Iran, dan Amerika Serikat. Selain dari negara tersebut, maskapai hanya memberikan refund hanya mengembalikan tax pada calon penumpang yang membatalkan jadwal penerbangan. 

Menurut Sheilla, service dari maskapai Singapore Airlines sangat kooperatif dan memuaskan. Pelayanan yang diberikan juga sangat cepat, sehingga tak membuat para calon penumpang menunggu terlalu lama. Sheilla mengaku sangat puas dengan Singapore Airlines walaupun masa liburannya harus tertunda hingga Oktober. 

Setiap maskapai memiliki kebijakan dan aturan yang berbeda-beda, jadi pastikan sebelum membeli tiket travelers harus membaca terlebih dahulu peraturan termasuk refund, reschedule dan lain sebagainya. Khususnya untuk masa COVID-19 sekarang, travelers pasti akan melakukan refund dan reschedule secepatnya. Cermatlah dalam mem-booking tiket ya travelers!

Leave a Reply