THE JOURNAL

Berwisata di Jakarta Menggunakan MRT

April 17, 2019

Words by : Dian Azizah | Photos by : Reira Tista

Jakarta memiliki moda transportasi publik terbaru yang menjadi kebanggaan masyarakat yaitu MRT, kereta cepat yang digadang-gadang akan mengurangi kemacetan di Ibu Kota ini tidak hanya mengantarkan kamu ke tempat kerja saja

Jakarta memiliki moda transportasi publik terbaru yang menjadi kebanggaan masyarakat yaitu MRT, kereta cepat yang digadang-gadang akan mengurangi kemacetan di Ibu Kota ini tidak hanya mengantarkan kamu ke tempat kerja saja, lho, tetapi juga bisa mengantarkan kamu ke tempat wisata di sekitar stasiunnya. Wah, memangnya bisa berwisata kemana saja sih dengan menggunakan MRT?

Tempat menunggu kedatangan MRT di Stasiun Fatmawati  

Salah satu tempat wisata yang bisa kamu datangi menggunakan MRT ialah wisata edukasi Museum Basoeki Abdullah. Tidak sulit untuk menuju ke Museum tersebut, kamu bisa berhenti di stasiun MRT Fatmawati, dan memilih jalur keluar di arah kiri yang terdapat papan petunjuk bertuliskan "Museum Basoeki Abdullah". Jarak dari stasiun ke museum pun tidak terlalu jauh, setelah keluar dari stasiun MRT kamu harus menyebrang jalan di dekat lampu lalu lintas, lalu berjalan beberapa meter dan kamu akan menemukan lukisan besar bertuliskan "Basoeki Abdullah" di sisi kanan jalan.

Mural Basoeki Abdullah yang menunjukan bahwa ada letak musemnya di dekat jalan tersebut.

Museum Basoeki Abdullah buka hingga pukul 4 sore. Saat datang ke tempat ini, kamu akan dipandu untuk berkeliling.

Museum Basoeki Abdullah merupakan museum yang meceritakan perjalanan Bapak Lukis Indonesia bernama Basoeki Abdullah, di dalamnya kamu akan menemukan berbagai karya lukisan, koleksi wayang, serta koleksi senapan api yang biasa hingga senapan api pada zaman VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) miliknya. Bukan hanya koleksi dan karya lukisan milikinya saja yang dipamerkan, tetapi alat lukis seperti kuas dan cat minyak yang digunakannya pada tahun 90-an. Museum tersebut salah satu yang menarik untuk dikunjungi karena memiliki perjalanan cerita sejarah yang berbeda, yaitu melawan penjajahan dengan budaya, cukup dengan membayar Rp 2.000 kamu sudah bisa mengeksplorasi museum tersebut.

Museum Basoeki Abdullah menceritakan perjalanannya melukis sejak sebelum Indonesia merdeka.

Selain Museum Basoeki Abdullah, wisata lainnya dekat stasiun MRT Fatmawati adalah Taman Margasatwa Ragunan, waktu yang ditempuh kurang dari 30 menit dengan melanjutkan perjalanan menggunakan Trans Jakarta.

Menggunakan Trans Jakarta yang tidak melewati jalan layang untuk bisa menuju ke Ragunan

Berwisata menggunakan MRT bisa menjadi pilihan baru karena tidak menghabiskan waktu terlalu banyak dan biaya yang murah. Untuk perjalanan menggunakan MRT saat ini dipatok harga mulai dari Rp 6.000 hingga Rp 9.000 serta terdapat biaya kartu single trip sebesar Rp 15.000 yang berlaku selama 7 hari. Suasana di dalam MRT pun tidak terlalu ramai pada hari kerja seperti yang terjadi di KRL Jabodetabek, dan yang paling penting adalah kamu akan didenda Rp 500.000 apabila membuang sampah di area stasiun.

Jadi, tunggu apalagi? Mulai coba berwisata menggunakan transportasi publik dengan harga yang murah dan waktu yang cepat.

 

Foto dalam jurnal ini diabadikan menggunakan kamera analog miliki Reira Tista.

SHARE THIS JOURNAL ON