THE JOURNAL

Brand Story: Akasa Projects, Ide & Realisasi

February 24, 2018

Words & Photo by :

Cerita dibalik merek notebook estetis Akasa Projects, yang mengawali semuanya dari situs urunan sampai sekarang.

Jaman boleh jadi serba digital namun tidak ada yang bisa mengalahkan sensasi menggurat tulisan atau grafis di atas secarik kertas, kira-kira prinsip itu yang saya rasa penting untuk dicamkan dan dikomunikasin lewat Wearinasia, oleh karena itu kami bekerja sama dengan merek note asal Bandung, Akasa Projects yang menurut kami memiliki passion di bidang ini.

Akasa Projects mengawali debutnya dengan menciptakan notebook berbahan dasar jahitan tangan alias handwoven fabric yang memiliki nilai estetis dibandingkan pencatat lain yang umumnya menggunakan kulit sintetis. Di tengah ketatnya industri stationarystart up yang dibesut oleh Faisal dan Sonny ini terus mengambil banyak hati penyuka catat-mencatat.

Visi dari Akasa Projects untuk menciptakan produk berkualitas dan detil dilanjutkan dengan merilis seri terbarunya di penghujung tahun 2017 lalu. Seri Tranquil hadir dalam lima warna berukuran kecil dan medium, dijahit dengan tangan sehingga memiliki tingkat keawetan di atas standar dan menggunakan FSC certified, acid free 100 gsm ivory papery asal Italia guna menyajikan sensasi menuli di atas kertas yang lebih "nikmat". Dan setiap paketnya berisikan dua buah notebook.

Tapi pada akhirnya menjual notebook bukanlah visi dari Wearinasia untuk bekerja sama dengan Akasa Projects, tapi lebih pada hal yang mengakar, yakni memastikan ide yang didapat dari suatu momen pencerahan dapat Anda rekam dan kontemplasi agar terealisasi yang entah akan menjadi apa nantinya. Karena kami percaya hidup merupakan sekumpulan momen dan disetiap sisipan momen tersebut ada hal yang patut direkam dalam secarik kertas, entah nanti jadinya hanya menjadi memori atau ide yang merevolusi, itu perkara nanti, yang pasti mencatat  atau menggambarkannya adalah cara tertinggi untuk mengapresiasinya (momen).

SHARE THIS JOURNAL ON