Hanya Jalur Penyebrangan, Tapi Shibuya Malah Terlihat Spektakuler!


March 5, 2020

Shibuya merupakan salah satu jalur penyeberangan yang spektakuler di Jepang! Yuk simak ada hal apa saja di Jalur penyeberangan Shibuya!

Tokyo merupakan salah satu negara sibuk yang selalu diramaikan oleh para pejalan kaki. Shibuya merupakan salah satu  jalur penyebrangan beken di Jepang. Tahu gak sih? Shibuya akan terlihat sangat indah dan hectic terutama pada saat lampu untuk pejalan kaki mulai menyala, kota ini akan terlihat sangat sibuk dan ramai oleh para pejalan kaki. 

Kondisi Jalur penyeberangan Shibuya yang diramaikan oleh pengunjung

Terdapat 10 jalur lalu lintas dan 5 jalur penyebrangan utama yang dikelilingi oleh bangunan-bangunan tinggi yang selalu membuat kota terlihat hidup. Jalur penyebrangan ini juga selalu dipakai untuk merayakan malam natal, malam tahun baru, halloween atau hari besar lain yang dirayakan setiap tahun. 

Dekat dengan jalur penyeberangan, terdapat Shibuya station yang merupakan stasiun kereta terpadat didunia. Kereta ini dapat mengantarkan penumpang ke Shinjuku, Harajuku dan Roppongi. 

Overview Shibuya Station

Tempa menunggu pemberhentian selanjutnya menuju Shinjuku, Harajuku dan Roppongi.

Shibuya juga muncul dalam Film "The Fast and The Furious 3" yang bertajuk "Tokyo Drift", kemudian film "Lost in Translation", dan film "Battle Royale". Ketiga judul tersebut menggambarkan keramaian dan kehidupan kota Tokyo. Shibuya merupakan jalur penyebrangan yang jarang sekali macet. Walaupun kerap ada acara di jantung kota, jalur penyeberangan akan selalu lancar. Kapan lagi travelers melewati jalur penyeberangan yang anti macet, sekalipun dilewati ribuan manusia setiap kesempatan menyeberangnya.

Menjelang Olimpiade yang akan berlangsung pada Juli 2020 nanti, kota Tokyo terus mempercantik diri. Sekitar 5 videotron dan audio dipasang pada setiap persimpangan penyebrangan jalan guna menyebarkan informasi terkait cuaca dan keseharian lainnya saat pejalan kaki sedang menunggu waktu menyeberang.

Videotron ditengah jalur penyeberangan Shibuya

Maskot Shibuya adalah seeokor Anjing bernama Hachiko yang melambangkan loyalitas antar hewan peliharaan dan pemiliknya. Hachiko selalu menemani majikannya yang pergi ke kantor melewati Stasiun Shibuya, saat masih hidup namun kebiasaan tersebut tidak berhenti bertahun lama-lamanya, walau semenjak sang majikan meninggal. Atas loyalitasnya, patung Hachiko dibangun di Shibuya sebagai penghormatan kepada anjing yang setia ini. Travelers dapat mengunjungi dan berfoto dengan patung Hachiko dan meletakkan karangan bunga saat musim panas dan musim salju. 

Maskot Anjing Hachiko

Cara paling tepat untuk merekam suasana Tokyo adalah dengan tangkapan mata burung (menggunakan drone). Berada diatas Magnet Mall Shibuya merupakan angle yang tepat untuk menangkap gambar keramaian kota Tokyo. Mall buka setiap hari mulai pukul 11.00 pagi hingga 11.00 malam.Terdapat jembatan penyebrangan menuju stasiun kereta Shibuya. Bahkan, wisatawan tak perlu membayar atau membeli tiket kereta. 

Tampak depan Magnet Mall di jalur penyeberangan Shibuya

Puncak Rooftop Magnet Mall

Shibuya Hikarie dan Shibuya Exel Hotel Tokyu merupakan dua spot yang cocok untuk berfoto. Shibuya Hikarie adalah bangunan yang terdiri dari kantor, tempat berbelanja, teater, dan beberapa tempat beratraksi. 

Tower Shibuya Hikarie

Shibuya Excel Hotel Tokyu merupakan bangunan hotel yang megah dan menawarkan pemandangan yang luas di Tokyo. Hotel ini disebut gedung pencakar langit dengan tinggi 47 lantai dan merupakan bangunan tertinggi di Shibuya yang baru dibuka pada September 2019 lalu. Namun, sayangnya hotel ini lumayan mahal, kalian bisa menghabiskan sampai dengan Rp. 2juta untuk semalam. Kalian ingin mencoba?

Tower Excel Hotel Tokyu

Namun, tetap saja yang menantang saat di Shibuya adalah melewati jalur penyeberangan yang membuat wisatawan merasakan detak jantung Tokyo yang sesungguhnya.