Bedanya Garmin Instinct Solar, Garmin Instinct Solar Tactical & Garmin Fenix 6 Solar [Tabel Bahasa Indonesia]

Gilang Fajar Wijayanto
September 7, 2020

Garmin Instinct Solar Tactical dan Garmin Fenix 6 Solar adalah 3 jam tangan tenaga surya yang populer. Ketiganya mirip, lalu bagaimana membedakannya?

Belum banyak barang elektronik bertenaga surya yang dirilis ke publik. Harga yang tidak bersahabat dan sulitnya menggabungkan tenaga solar dengan teknologi terkini membuat banyak perusahaan teknologi kesulitan untuk terjun ke sektor ini. Salah satu dari sedikit perusahaan teknologi itu adalah Garmin.

Garmin selama ini dikenal sebagai perusahaan teknologi yang memproduksi fitness tracker, GPS tracker dan smartwatch. Produk-produknya cukup memiliki nama karena kualitasnya yang baik dan berani berinovasi pada teknologi. Makanya, tidak heran kalau Garmin menjadi salah satu pioner dalam mengaplikasikan tenaga surya ke dalam sebuah smartwatch.

Garmin menghadirkan 3 varian smartwatch bertenaga surya yang bisa kita pilih. Ketiga smartwatch tersebut adalah Garmin Instinct Solar, Garmin Instinct Solar Tactical dan Garmin Fenix 6 Solar.

Dari luar, ketiganya terlihat mirip. Penampilannya tidak jauh berbeda. Ini membuat banyak orang kesulitan untuk memilih. Namun, kamu tidak perlu bingung lagi karena akan ketiganya akan kita bahas satu-satu seperti di bawah.

Desain

Garmin Instinct Solar pada dasarnya adalah smartwatch yang dirancang untuk para adventurer/petualang. Jam tangan pintar ini khusus dirancang untuk pengguna yang suka berkegiatan outdoor dalam waktu lama karena memiliki ketahanan setara standar militer.

Berbicara soal desain, Garmin Instinct Solar dan Garmin Instinct Solar Tactical hampir tidak ada bedanya dengan model Garmin Instinct lainnya. Jam tangan ini kokoh dengan casing yang cukup besar, sekitar 45 mm. Namun, jam tangan ini tidak berat, hanya 53 g saja.

Untuk layar, Garmin Instinct Solar dan Garmin Instinct Solar Tactical menggunakan layar berwarna monokrom dengan resolusi 128x128. Layarnya cukup jelas bahkan saat berada di bawah sinar matahari. Selain itu, kalau kamu perhatikan, Garmin Instinct Solar memiliki layar kecil yang disisipkan sebelah kanan atas. Fungsinya adalah untuk menambahkan konteks pada informsi di layar utamanya. Menarik juga, ya.

Satu kelebihan penting Garmin Instinct Solar Tactical, layar jam tangan ini memiliki kontras yang jauh lebih baik. Kamu bahkan tetap bisa melihat informasi pada layar dalam situasi gelap total. Bahkan, layarnya bisa dilihat saat kamu memakai night vision goggle!

Lalu bagaimana dengan Garmin Fenix 6 Solar?

Fenix ​​6 Solar relatif berat dari pada dua seri diatas karena beratnya sekitar 72 g (casing titanium) sampai 83 g (casing steel). Penampakannya tidak kalah kokoh namun lebih elegan dan premium.

Layarnya berukuran 260x260 piksel. Visualnya jug terasa lebih tajam - dibantu oleh sedikit peningkatan ukuran layar juga. Perbaikan sistem operasi yang dilakukan Garmin juga membuat antarmuka dari Garmin Fenix 6 Solar ini lebih mudah digunakan hanya dengan meng-scroll button di sisi-sisinya.

Fitur dan Sensor

Keberadaan sensor fitness tracking sudah menjadi keharusan di semua produk Garmin, termasuk di Garmin Instict Solar ini. Jam tangan ini memiliki sensor pemantau detak jantung, pulse oximeter untuk mengukur kadar oksigen dalam darah sampai acclimation Widget yang berguna untuk mengumpulkan data elevasi. Padukan fitur ini dengan GPS/GLONASS/GALLILEO, maka Garmin Instinct Solar akan sangat berguna saat melakukan aktivitas yang lebih ekstrem di alam liar seperti seperti panjat tebing, hiking atau trekking.

Garmin Instinct Solar Tactical secara garis besar juga memiliki fitur dan sensor yang sama dengan Garmin Instinct Solar. Perbedaannya, Instinct Solar Tactical memiliki fitur khusus untuk kebutuhan taktikal seperti Stealth mode dan JumpMaster mode.

Seperti namanya, Stealth mode, kamu bisa mematikan seluruh akses wireless di jam tangan ni. Sistem GPS akan dimatikan dan Garmin Instinct Solar Tactical ini tidak akan menyimpan dan membagikan informasi lokasi kepada siapapun. Walaupun begitu, kamu masih tetap bisa mengetahui lokasi teman berkat adanya fitur waypoint.

JumpMaster juga merupakan fitur menarik yang membedakan Instinct Solar dengan Instinct Solar Tactical. Dengan JumpMaster, jam tangan ini akan secara otomatis menghitung metrik-metrik khusus seperti speed dan ketinggian sesuai standar militer AS.

Kalau Instinct Solar dan Solar Tactical lebih untuk kegiatan-kegiatan outdoor yang ekstrem, Fenix 6 Solar lebih ditujukan untuk olahraga yang tidak begitu ekstrem tapi beragam.

Garmin Fenix 6 Solar memang ditujukan untuk kegiatan multisport. Ada lebih dari 30 profil aktivitas, termasuk profil untuk bermain ski, memanjat tebing, mendaki gunung, kegiatan lintas alam, berlari, bersepeda, mendayung, dan golf. Bahkan, kamu akan mendapatkan fitur PacePro, yaitu fitur coaching yang akan membantumu berlari lebih cepat.

Jam tangan ini juga memiliki fitur entertainment yang lebih lengkap. Kamu bisa menyimpan sampai 2.000 lagu. Bahkan, Fenix 6 Solar bisa mengakses aplikasi musik streaming seperti Spotify® dan Deezer! Kamu hanya perlu menghubungkan headphone milikmu dengan Fenix 6 Solar secara wireless untuk mulai mendengarkan musik.

Konektivitas dan Battery Life

Garmin Fenix 6 Pro Solar via navigation-profesionelle.de

Berbicara soal konektivitas, menghubungkan Garmin Instinct Solar, Instinct Solar Tactical dan Fenix 6 Solar bukanlah perkara sulit. Hanya dengan aplikasi Garmin Connect di iOS dan Android, kamu bisa mengakses segala jenis data aktivitas yang direkam oleh jam tangan Garminmu. Dengan begitu, kamu bisa melihat progress kebugaranmu dengan lebih baik dan lengkap.

Selain itu, Garmin Connect juga dibutuhkan untuk mem-pairing Garmin Instinct Solar, Instinct Solar Tactical dan Fenix 6 Solar dengan smartphone-mu sehingga setiap notifikasi dapat kamu akses hanya lewat sebuah jam tangan.

Sekarang kita masuk ke ketahanan baterai. Dengan embel-embel kata Solar dinamanya, Garmin Instinct Solar, Instinct Solar Tactical dan Fenix 6 Solar tentu memiliki ketahanan baterai yang jauh lebih lama dibanding jam tangan kebanyakan.

Ketiganya diperlengkapi dengan teknologi lensa Power Glass. Ini adalah jenis lensa khusus yang dikembangkan oleh Garmin supaya layar jam tangan bisa berfungsi layaknya solar panel. Teknologi lensa ini dioptimalkan mengubah sinar matahari menjadi listrik dengan cara yang paling efisien. Dengan begitu, Garmin Instinct Solar dan Instinct Solar Tactical bisa bertahan sampai 54 hari dan Fenix 6 Solar bisa bertahan sampai 16 hari.

Kesimpulan

Diatas sudah dibahas soal apa-apa saja yang menjadi pembeda dari Garmin Instinct Solar, Garmin Instinct Solar Tactical dan Garmin Fenix 6 Solar. Tapi kalau kamu malas baca dan mau melihat perbedaanya at a glance, berikut adalah comparison table-nya.

Garmin Instinct Solar, Garmin Instinct Solar Tactical dan Garmin Fenix 6 Solar adalah 3 pilihan yang bisa kamu coba kalau kamu tertarik dengan konsep smartwatch yang bertenaga surya dengan daya tahan baterai yang lebih lama dari smartwatch biasa. Walaupun begitu, ketiganya diperuntukkan untuk orang-orang dengan kebutuhan yang berbeda. Kalau kamu adalah penyuka olahraga outdoor, Instinct Solar adalah pilihan yang bagus. Tapi kalau kamu butuh untuk bergerak secara dalam diam atau melompat dari ketinggian, berarti kamu membutuhkan fitur Stealth Mode dan JumpMaster yang ada di Garmin Instinct Solar Tactical. Sementara itu, kalau kamu adalah tipe orang yang butuh mendengarkan musik untuk menaikkan mood saat sedang berolahraga seperti golf atau ski, maka kamu bisa memilih Garmin Fenix 6 Solar yang sudah terhubung dengan aplikasi Spotify.

Untuk kebutuhan-kebutuhan tersebut, Garmin Instinct Solar, Solar Tactical dan Fenix 6 Solar ditawarkan dengan harga yang berbeda. Saat artikel ini ditulis, kamu bisa mendapatka Garmin Instinct Solar seharga 6 jutaan, Garmin Instinct Solar Tactical seharga 6,5 jutaan dan Garmin Fenix 6 Solar seharga 13,4 jutaan.

Leave a Reply