Kerugian Jepang Saat Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda!

Vivian Yolanda
April 6, 2020

Toko Olimpiade 2020 yang diadakan di Jepang batal karena pandemik COVID-19. Ternyata Jepang mengalami banyak kerugian, simak artikel ini yang membahas kerugian Jepang dari dampak COVID-19 ini!

Hi Travelers, masih seputar pandemik COVID-19 yang merebak di seluruh dunia. Kali ini virus COVID-19 menjadi penghalang sebuah event besar yang ditunggu-tunggu yaitu, Olimpiade 2020, Tokyo Juli nanti. Namun, ajang bergengsi ini terpaksa diundur hingga 23 Juli 2021 mendatang, tidak terkeculia acara tandemannya, Paralympic games yang harus rela diundur hingga 24 Agustus hingga 5 September 2021 mendatang. 

Simbol Olimpiade Tokyo 2020

Tahukah kalian? Ternyata Jepang banyak mengalami kerugian yang berimbas dari batalnya Olimpiade 2020 ini! Ini adalah paparan kerugian yang dialami oleh Jepang;

1. Sponsor

Olimpiade Tokyo 2020 mendapatkan banyak mitra sponsor dengan perusahaan skala besar di Jepang seperti, Panasonic, Bridgestone, dan Toyota. Kemudian Olimpiade ini juga di support dengan perusahaan asing Korea yaitu Samsung melalui program sponsor TOP. Belum lagi, Jepang melakukan kesepakatan terpisah dengan IOC yang  tercatat sekitar 3 Miliar Dolar AS atau setara dengan Rp. 42,7 Triliun. Wah, bukan main ya kerugiannya travelers!

2. Biaya Olimpiade

Walaupun anggaran Olimpiade Tokyo 2020 dibagi dua dengan Komite penyelenggara dan Pemerintah Pusat Jepang, namun Jepang mengalami cukup banyak kerugian yakni sekitar 1.35 triliun yen atau setara dengan Rp. 178,12 triliun dan belum termasuk untuk pemindahan event marathon dan jalan cepat dari Tokyo ke Sapporo untuk menghindari cuaca panas pasa musim panas kelak.

Ilustrasi lapangan Olimpiade Tokyo 2020

Masyarakat Jepang antisipasi Covid yang berjalan di sekitar Stadiun Olimpiade

3. Asuransi

IOC sudah mengeluarkan 800 juta dolar AS yang setara dengan Rp. 11,39 Triliun untuk perlindungan setiap olimpiade pada musim panas, asuransi ini mencakup investasi sebanyak 1 miliar dolar AS yang setara dengan Rp. 14,23 Triliun pada setiap kota yang menjadi tuan rumah Olimpiade. Sedangkan para sumber asuransi harus membayar premi sekitar dua hingga tiga persen yaitu sekitar 24 juta dolar atau setara dengan Rp. 341,7 Miliar. Belum lagi hak siar televisi dan sponsor ditambah 600 juta dolar yang setara dengan Rp. 8,5 triliun untuk akomodasi. Wah kerugian yang besar ya buat para perusahaan asuransi!

4. Media

Untuk Olimpiade 2020 ini, NBC Universal telah menjual sahamnya lebih dari 1 miliar dolar atau setara dengan Rp. 14,23 triliun dalam bentuk iklan. Kemudian, Comcast juga bersepakat untuk membayar 4,38 miliar dolar AS yang setara deng ban Rp. 62,36 triliun untuk siaran empat Olimpiade dari 2014 hingga 2020. Selain Comcast, salah satu channel Eurosport ‘Discovery Communications’ bersedia mengeluarkan 1,3 miliar euro atau setara dengan Rp. 18,5 triliun untuk layar Olimpiade di seluruh Eropa dari 2018 hingga 2024 mendatang. 

Leave a Reply