THE JOURNAL

Nongkrong di ‘Speakesy’ NYC, Bar tersembunyi di era ‘prohibition’ 1920!

August 6, 2019

Words & Photo by : Ranti Susanti

Mendatangi salah satu Bar tersembunyi ini bikin kita ngerasain gimana deg-degannya waktu 'prohibition era'

Kalian pernah nyangka gak sih negara sebebas Amerika Serikat dulunya pernah melarang minuman beralkohol pada tahun 1920? Yup, masa ini dinamain prohibition era dimana alkohol pada masa itu ilegal. Alkohol dianggap sebagai sumber masalah sosial. Seperti kecelakaan, tindak kriminal dan pelecehan seksual. Sampai akhirnya, tahun 1933 prohibition era pun selesai. Pemerintah Amerika Serikat melihat bahwa ada konsekuensi serius atas pelarangan ini yaitu munculnya pasar miras ilegal dan kematian akibat miras oplosan.

Nah, jadi selama masa prohibition itu, ada bar-bar tersembunyi di Amerika Serikat yang disebut Speakesy. Merekalah yang menyelundupkan minuman beralkohol untuk tetap bisa di konsumsi sama orang-orang.

Speakesy ini adalah bar tersembunyi yang dari luar gak akan terlihat seperti bar. Gak ada lampu, gak ada sign ataupun tulisan yang menandakan keberadaan bar ini. Ada pintu masuk rahasia juga untuk masuk ke speakesy yang aku datengin. Masuknya pun pada zaman dulu hanya bisa by invitation only atau kita harus tau kode rahasia/password untuk bisa masuk. Seru banget kan ?!?!

Aku pergi ke speakesy yang bernama PLEASE DON’T TELL. Bar ini pintu masuknya ada di dalam restoran hot dog CRIF DOGS yang berlokasi di East Village. Dari luar kalian gak akan nyangka kalo di dalam restoran hot dog ini di dalamnya ada bar karena cara masuknya pun unik banget!

Untuk bisa masuk, kalian sangat disarankan untuk reservasi. Mereka mulai buka jam 6 sore setiap hari nya. Untuk masuk tanpa reservasi berdasarkan informasi yang aku dapatkan akan sangat susah apalagi ketika weekend. Antriannya panjang dan kalian harus nunggu lama dengan belum ada kepastian juga bisa masuk atau nggak.

Gimana cara reservasinya? Oke, ini akan lumayan ribet dan harus niat. Reservasi dilakukan lewat telepon. Kalian harus telepon nomer dibawah ini. Reservasi dimulai dari jam 3 sore. Aku mulai telepon dari jam 2.55 dan line nya sudah sibuk. But you gotta keep dialing guys. Jangan nyerah okay….

Nomor ini adalah nomor yang bisa kamu hubungi apabila ingin reservasi. See how much effort i put into this :’)

Aku teleponin mereka sebanyak 93 kali selama kurang lebih 25 menit dan baru diangkat. Dan reservasinya sudah full, guys. Tapi orangnya bilang kalau aku bisa sampai sana jam 5.55 dia akan usahain dapetin seat buat aku.

Akhirnya aku sampai sana jam 5.55 dan sudah ada yang antri lebih duluan daripada aku. Aku ada di nomer antrian ke 4. Sebelum masuk, kalian bisa pesan makanan di CRIF DOGS untuk ngemil di dalam speakesy nya.

Antreannya bisa sepanjang ini, bayangin deh kalau ga reservasi terlebih dahulu dan langsung dateng aja..

Saat kalian masuk ke dalam restorannya, akan terlihat seperti restoran fast food biasa. Tapi, di sebelah kiri setelah pintu masuk akan ada ruangan kecil yang di dalamnya ada telepon umum berwarna merah.

Tempat ini seperti telpon umum, dan aku gunain untuk telpon nomor 1 sebagai cara memanggil waiter.

Yang perlu kalian lakukan di dalam adalah hubungi nomer 1 untuk memanggil waiter, dan nanti mereka akan tanya kalian reservasi atas nama siapa, kalau belum reservasi kalian bisa tanya apa ada slot untuk sekarang. Kalau sudah, nanti pintu rahasia nya akan kebuka deh!

Bentuk telponnya unik banget, kan.

Ambience bar nya menurut aku sangat chill dengan music yang gak terlalu kencang. Tempatnya gak begitu luas, Di bar dekat bartendernya kira-kira hanya bisa di dudukin 10 orang dan jarak antar kursinya deket banget. Tablenya kira-kira cuma ada 6. Ada 2 table kecil dan 4 table besar. Aku gak gitu bisa foto-foto disana karena jujur ambience nya tenang dan cozy banget dengan lighting yang agak gelap. Jadi lebih terasa kesan bar tersembunyi nya dengan lighting yang gelap itu.
Orang-orang yang kesana memang mau enjoy minumannya, having a good time, aku perhatiin juga ada beberapa regular yang memang sudah kenal sama bartender nya dan tentunya the sensation of speakesy. I don’t want to ruin the vibes and moment, besides i wanna enjoy this unique experience too! Jadi aku hanya foto-foto alakadarnya di dalam.

Suasana saat di dalam Speakesy.

Aturan yang harus kita taati saat berkunjung ke sini.

Aku sangat saranin untuk siapapun yang berencana untuk pergi ke NYC coba datang ke speakesy. Di sini banyak banget speakesy-speakesy dan gak hanya Please Don’t Tell aja.

This experience makes me feel back to 1920!
Jadi bisa ngebayangin gimana deg-degannya orang jaman dulu nongkrong di bar tersembunyi.

You can check out some more photos and videos on my IG to see more of my PDT experience.
And maybe you should explore the other speakesy and don’t forget to tell me after you try okay? Can’t wait to hear your story guys!

SHARE THIS JOURNAL ON