Nyawa Hilang, Hati-Hati!! Ini Dia 11 Spot Foto Berbahaya Di Dunia!!

Vivian Yolanda
March 17, 2020

Mengerikan!! Ternyata foto Selfie dapat membunuh kita secara perlahan saat berwisata. Ini adalah 11 tempat yang sangat berbahaya ketika sedang mengabadikan momen penting bersama keluarga atau berselfie sendiri!

Travelers!!! Berwisata bakal tak lengkap rasanya bila tak berfoto atau selfie. Mengabadikan momen bak suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh tiap travelers kekinian. Namun, barhati-hatilah dengan cara kalian berfoto dan area foto yang berbahaya!

Berikut adalah tempat wisata yang berbahaya untuk ber-selfie:

1. US National Parks

US National Parks memungkinkan travelers untuk berfoto selfie dengan para beruang dari jarak jauh. Terletak di Sierra Nevada, untuk alasan keselamatan maka US mengeluarkan peringatan keselamatan bagi travelers yang mau berfoto dengan sekelompok beruang.

Terkadang beruang akan merasa terganggu dengan kedatangan para manusia. Travelers tak akan pernah tau kapan beruang akan menerkam, terlebih jika beruang memiliki bayi dan merasa tak aman dengan situasi yang ada.

Kejadian serupa pernah terjadi di Waterfront Canyon, Colorado yang menimpa Lance, seorang turis manula yang dimakan hidup-hidup oleh seekor beruang Grizilly pada 2015 silam. Akhirnya taman ditutup untuk para travelers sementara waktu.

Beruang yang melompat dari pagar pembatas yang bersiap menerkam mangsa

2. Taj Mahal, India

Setelah kasus Turis Jepang yang tergelincir di tangga Taj Mahal saat berfoto, pihak Aparat Kepolisian Mumbai mendeklarasikan 16 titik yang tak memperbolehkan travelers untuk berfoto selfie. Peraturan dikeluarkan untuk alasan keamanan dan keselamatan para travelers.

Berfoto selfie di depan taman Taj Mahal yang ramai

3. Pamplona, Spain

San Fermin Festival di Pamplona merupakan festival berlari bersama sekelompok banteng jantan. Para travelers dilarang untuk keluar dari area penonton apalagi ber-selfie dengan banteng yang sedang berlari dengan kecepatan tinggi tersebut.

Jika travelers atau penonton melanggar peraturan yang sudah tertera, maka mereka diganjar dengan denda sebesar € 4000 yang setara dengan Rp. 61 juta. Peraturan ini diberlakukan setelah tewasnya penonton akibat selfie saat banteng lewat.

Pelari yang terjatuh akibat kejar-kejaran dengan sekelompok banteng

4. Mount Hua, China

Tebing Gunung Hua merupakan gunung sakral yang terdapat di provinsi Shaanxi. Terdapat papan kayu di pinggir tebing yang berada 2000 meter di atas permukaan bumi. Tebing hanya bermodalkan alat pengaman berupa rantai besi sebagai pegangan.

Tempat ini sangat riskan bagi para pendaki untuk mengambil foto selfie. Sudah ada lebih dari 100 travelers yang jatuh di lokasi ini.

Jalur jalan kaki untuk para pendaki dan turis yang sangat berbahaya

5. Kilauea, Hawaii

Lereng Kilauea merupaan salah satu lereng yang berbahaya. Proses vulkanik pada lereng ini masih aktif. Saat memulai erupsi, percikan api pada lereng ini akan menyembur sangat tinggi dan membahayakan travelers sekitarnya, yang ingin berfoto.

Lereng ini mengalir ke tiga titik berbeda di tengah laut, sebagian menyembur ke arah kapal pesiar dan sebagian lagi menyembur ke arah perahu.

Turis yang berfoto dengan percikan api tinggi dengan jarak yang sangat dekat

6. Plitvice Lakes National Park, Croatia

Sekilas danau ini tak terlihat berbahaya dengan tampilannya yang sejuk, berpinggirkan air terjun Niagara. Hingga akhirnya terdengar kasus tragis pada tahun 2015 silam, seorang Turis dari Slovakia jatuh ke dalam danau saat mau berfoto dan meninggal dunia. Setelah tragedi tersebut, petugas taman mulai menerbitkan larangan kepada para travelers untuk tidak lagi mengambil foto selfie di area berbahaya ini.

Berfoto di jembatan Plitvice Lakes National Park menjadi pancingan danau

7. The Grand Canyon, USA

Sekitar 770 orang kehilangan nyawanya saat hendak mengambil foto di atas tebing tinggi Grand Canyon. Faktanya, hampir 12 kematian sudah tercatat setiap tahun di Grand Canyon saat hendak berfoto selfie.

Gaya foto yang membahayakan nyawa sendiri

8. Machu Picchu, Peru

Machu Picchu adalah sebuah tebing berbatu dengan ketinggian lebih dari 100 meter di atas permukaan bumi. Para travelers dapat berpijak pada batu-batu kuno yang agak licin dan berbahaya. Banyak travelers yang datang untuk mengambil foto selfie yang estetik di tebing ini.

Sempat terjadi kasus beberapa tahun lalu, dimana seorang turis Jerman jatuh saat mengendalikan drone hingga meninggal dunia. Sejak saat itu, Machu Picchu tak membenarkan aksi berfoto selfie di tebing tersebut karena alasan keselamatan.

Foto selfie berbahaya Machu Picchu tebing berbatu dengan ketinggian lebih dari 100 meter di atas permukaan bumi.

9. The Tour de France

Tour de France adalah sebuah tur balap sepeda yang diadakan setiap tahun di sebuah jalan bertempat pada tebing tinggi. Penonton yang berdiri di pinggir jalan seringkali mengambil foto selfie tanpa memperhatikan resiko yang ada seperti tertabrak sepeda dan jatuh ke bawah tebing. Tidak sedikit kasus kematian yang terjadi setiap tahunnya hanya karena perkara ingin ber-selfie di acara balap sepeda ikonik ini.

Jalanan curam yang dipenuhi oleh penonton, rawan tergelincir ke belakang

10. Cabo da Raca, Portugal

Cabo da Raca berada di sebelah barat Portugal yang masih menjadi bagian dari Sintra Cascais Natural Park yang dapat ditempuh sejauh 43 Kilometer dari Lisbon.

Dari daratan hijau dan penuh bebatuan ini, travelers dapat melihat pemandangan laut di balik pagar kayu. Namun pagar kayu masih belum rampung, sehingga jika travelers tak hati-hati, ajal bisa saja menjemput.

Pagar kayu yang belum terlalu kuat menjadi himbauan untuk para travellers untuk tidak menyender pada pagar kayu

11. Trolltunga Rock, Norway

Trolltunga merupakan daerah yang kece untuk berfoto di atas tebing batu yang curam. Namun, destinasi ini malah melarang travelers untuk berfoto di atas tebing. Tebing ini selalu ramai dengan travelers, sehingga saat mengambil foto, selalu ada ajang dorong-mendorong yang sempat memakan korban.

Turis yang berfoto sambil duduk manis di ujung batu Trolltunga

Leave a Reply