Sehari Menjadi Pemilik Pulau yang Hanya Bermodal Rp25.000

dian azizah
July 23, 2019

Follow

Liburan dengan budget dan hari libur yang minim ke Pulau Merak Besar dengan membayar hanya Rp25.000,- saja, kamu sudah bisa bersantai melihat kapal berlalu-lalang, pemandangan gunung di seberang Pulau, dan pasir putih bersih tanpa sampah.

Bagi kamu yang sedang penat akan aktivitas sehari-hari dan butuh liburan yang menyegarkan pikiran tetapi hanya punya waktu satu hari libur, jangan khawatir, kamu bisa banget liburan murah dalam satu hari dengan pemandangan yang indah dan dunia serasa milik sendiri. Kalau kamu penasaran dengan tempatnya, kamu bisa coba datang langsung ke Pulau Merak Besar yang terletak tepat di dekat Pelabuhan Merak.

Pulau Merak Besar merupakan pulau yang tidak berpenghuni.

Plang yang menunjukan bahwa Pulau ini dalam pengawasan Pemerintah Kota Cilegon.

Akses ke Pulau Merak Besar tidaklah sulit, mudah sekali ditemukan. Saya dan teman-teman berangkat dari Tangerang menuju Cilegon, Serang, Banten, memerlukan waktu kurang lebih 1 jam 30 menit menggunakan kendaraan pribadi dengan melalui tol Cikupa dan tol Merak. Setelah itu, saya langsung menuju ke arah Pelabuhan Merak, dan berhenti sebelum Pelabuhan Merak. Untuk mudahnya, sebelum Pelabuhan Merak, terdapat Kantor Polisi dan penginapan kecil, di situlah pintu masuk menuju Pulau Merak Besar.

Perjalanan saya menuju Pulau Merak Besar melalui tol agar lebih cepat sampai.

Setelah masuk ke gerbang penginapan kecil tersebut, kamu akan langsung disambut oleh para nelayan pemilik perahu yang akan membantu kamu menyebrang ke Pulau Merak. Biasanya, para nelayan tersebut akan memberikan tawaran apakah kamu mau ke Pulau Merak Besar atau Pulau Merak Kecil. Memang Pulau Merak terdapat dua bagian, dan harga untuk menyebrangnya pun berbeda.

Dermaga kecil untuk menyebrang ke Pulau Merak Besar.

Kamu akan menyebrang dengan menggunakan kapal nelayan yang tidak terlalu besar, namun bisa berkapasitas 6 hingga 10 orang.

Apabila kamu ingin menyebrang ke Pulau Merak Kecil, akan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000 dan hanya 10 menit saja dari Dermaga tersebut. Namun, jika kamu mau menyebrang ke Pulau Merak Besar, akan dikenakan biaya sebesar Rp 25.000 dan membutuhkan waktu 15 menit untuk ke tempat tujuan. Saya bersama teman-teman memilih Pulau Merak Besar, karena salah satu nelayan merekomendasikannya.

Kapal-kapal besar di sekitar Dermaga.

Terdapat anak-anak pencari koin yang akan menemani kamu di dekat Dermaga.

Ketika sampai di Dermaga, selain disambut dengan para nelayan, kamu juga akan disambut oleh anak para pencari koin yang sehari-hari berenang di dekat Dermaga tersebut.

Ketika menyebrang, kamu akan diberikan nomor ponsel nelayan tersebut, dan kamu bisa meminta mereka menjemput kamu kembali.

Bersantai di Pulau ini terasa seperti milik sendiri.

Terdapat akar pohon yang kuat untuk bisa dijadikan tempat bersantai, selain di atas pasir putih.

Setelah menginjakan kaki di Pulau Merak Besar, kamu bisa berenang dan bersantai dengan tenang karena terkadang tidak ada siapa-siapa selain kamu. Namun, ada penghuni lain yang mengharuskan kamu waspada ketika melakukan aktvitas di sana, yaitu Kera.

Kera ini tidak selalu datang, hanya dibeberapa kesempatan saja dia muncul.

Menurut salah satu pengunjung yang saya temui di sana, kera ini memang jarang terlihat, namun sekalinya muncul ia mencoba untuk mengambil barang-barang milik pengunjung. Jadi, saya sarankan untuk menyimpan dengan hati-hati barang pribadi milik kamu agar tidak diambil. Kebetulan, saat saya datang, kera ini muncul dan ia langsung naik ke pohon serta berdiam diri selama kurang lebih 5 menit.

Selain bisa duduk santai melihat kapal lalu-lalang, kamu bisa juga berenang.

Walau bisa berenang di sini, kamu juga harus tetap hati-hati karena terdapat beberapa karang di sekitaran Pulau ini.

Kamu akan melihat beberapa kapal berlalu-lalang di seberang Pulau ini.

Karena berdekatan dengan Pelabuhan Merak, maka ketika kamu di sana akan terlihat banyak kapal yang berlalu-lalang, namun tetap aman untuk kamu bersantai. Ombak yang datang pun, disebabkan oleh kapal- kapal tersebut, jadi ombaknya tidak besar.

Bersantai melihat pemandangan gunung dan kapal-kapal yang memasuki Pelabuhan Merak.

Nikmatnya berkunjung ke Pulau ini karena memiliki pasir putih yang bersih dan tidak ada sampah sedikitpun, melihat kapal-kapal beraktivitas dengan suara 'klakson'nya yang khas, serta melihat gunung di seberang Pulau menjadi tawaran menarik untuk bisa di sini.

Tarif:

  1. Tiket masuk pulau: GRATIS
  2. Tiket kapal pulang-pergi: Rp25.000,- per orang
  3. Anggaran untuk tol: Rp50.000,- per orang
  4. Kebahagiaan: Priceless :)

Tips untuk berkunjung ke Pulau Merak Besar:

  1. Membawa makanan dan minuman yang diperlukan.
  2. Membawa lotion nyamuk, karena terdapat sedikit nyamuk yang mengganggu.
  3. Pulsa telpon atau pulsa sms untuk menghubungi nelayan menjemput kamu.
  4. Tidak datang pada saat musim hujan.
  5. Jika tidak terburu-buru, kamu bisa menghindari jalan tol karena tarifnya yang mahal, satu kali masuk tol Merak dikenakan Rp 90.000-,
  6. Membawa payung, karena bisa tiba-tiba hujan hanya di sekitar Pulau tersebut.