THE JOURNAL

Sekarang Kamu Bisa Membuat Perangkat VR dari Bungkus Coca Cola

March 5, 2016

Words & Photo by :

Teknologi Virtual Reality tidak hanya menjadi minat perusahaan teknologi semacam Facebook dan Google saja. Mengingat kemungkinan penggunaannya yang luas, bahkan produsen minuman soda ternama seperti Coca Cola juga menaruh minat yang sama terhadap teknologi ini.

Baru-baru ini, karton kemasan 12 - bungkus produk Coca Cola dapat dilipat menjadi kacamata VR yang memegang smartphone Anda, mirip dengan bagaimana Google Cardboard bekerja. Bahkan, Coca - Cola merilis video resmi bagaimana proses pembuatannya dalam video ini:

Sebelum Coca Cola, perusahaan makanan cepat saji McDonald juga melakukan hal serupa. Bedanya, Coca Cola tidak menyediakan aplikasi khusus layaknya McDonald.

Langkah ini mungkin termasuk dalam strategi Coca Cola untuk memasarkan produknya. Apalagi, kacamata VR ini jauh lebih murah daripada Google Cardboard. Ya, Anda cuma perlu membeli 12 kaleng Coca Cola dan melipatnya menjadi perangkat VR bersama-sama smartphone Anda.

Teknologi Virtual Reality tidak hanya menjadi minat perusahaan teknologi semacam Facebook dan Google saja. Mengingat kemungkinan penggunaannya yang luas, bahkan produsen minuman soda ternama seperti Coca Cola juga menaruh minat yang sama terhadap teknologi ini.

Baru-baru ini, karton kemasan 12 - bungkus produk Coca Cola dapat dilipat menjadi kacamata VR yang memegang smartphone Anda, mirip dengan bagaimana Google Cardboard bekerja. Bahkan, Coca - Cola merilis video resmi bagaimana proses pembuatannya dalam video ini:

Sebelum Coca Cola, perusahaan makanan cepat saji McDonald juga melakukan hal serupa. Bedanya, Coca Cola tidak menyediakan aplikasi khusus layaknya McDonald.

Langkah ini mungkin termasuk dalam strategi Coca Cola untuk memasarkan produknya. Apalagi, kacamata VR ini jauh lebih murah daripada Google Cardboard. Ya, Anda cuma perlu membeli 12 kaleng Coca Cola dan melipatnya menjadi perangkat VR bersama-sama smartphone Anda.

SHARE THIS JOURNAL ON