THE JOURNAL

Traveling ke Malaysia Hanya Dengan Rp 400 ribu

May 2, 2019

Words & Photo by : Gerry Surjadi

Traveling ke Malaysia dengan budget yang bersahabat untuk menghilangkan kepenatan yang ada.

Traveling ke luar negeri menjadi hal yang diinginkan ketika sedang penat, namun sering kali liburan tersebut terkendala oleh budget. Sebab itu jangan khawatir karena tulisan ini akan mengulas bagaimana bisa berlibur ke Negeri Jiran hanya dengan budget yang murah. Mengapa Malaysia? karena negara tersebut menjadi pilihan yang tepat untuk berlibur dalam waktu yang singkat dan budget yang murah.

Petronas Twin Tower adalah landmark negara Malaysia yang di dalamnya terdapat mall yang cukup besar, lalu kita bisa naik ke sky bridge yang menghubungkan kedua menara kembar tersebut.

Pada tanggal 23 April 2019 saya berangkat ke Malaysia untuk berlibur seorang diri. Untuk mendapatkan tiket pesawat, saya seringkali mencari promo tiket yang Low Cost Carrier Airlines seperti Airasia dan LionAir, dari hal tersebutlah saya mendapatkan harga yang murah terlebih jika sedang ada promo diskon.

Fun Fact

Jika kalian ingin pergi dengan biaya tiket yang lebih murah lagi, sebaiknya kalian merencanakan trip kalian dari jauh-jauh
hari, seperti 1 tahun sebelumnya. Nah, dari pengalaman yang saya miliki, saya seringkali mendapatkan harga hingga Rp 500.000 untuk tiket pulang pergi.

Di trip kali ini saya mendapatkan harga tiket pesawat Rp 400.000 untuk pulang dan pergi ke Malaysia. Bagaimana saya bisa mendapatkan tiket murah tersebut? Caranya adalah saya mencari tiket pesawat dimulai pada pukul 11 malam, saat itulah banyak tiket murah bermunculan, dan saya sangat menyarankan untuk memesan tiket pesawat pada waktu tersebut.

Banyak sekali transportasi massal yang terdapat di Malaysia dengan harga yang murah. Sangat disarankan menggunakan transportasi tersebut untuk berwisata.

Perjalanan saya di Malaysia lebih banyak menggunakan transportasi massal seperti bus, MRT, dan monorail untuk berkunjung ke suatu tempat pariwisata. Saya memilih  transportasi massal karena lebih menghemat biaya, dan jika menggunakan taksi atau transportasi online akan menguras biaya lebih banyak. Maka akan lebih baik apabila menghindari penggunakan transportasi seperti itu. Sedangkan untuk makanan, banyak sekali street food yang tersedia di Kuala Lumpur, khususnya di Jalan Alor yang menjanjikan makanan dengan rasa yang lezat. Jenis makanannya pun beragam, mulai dari Chinese Food, SeaFood, hingga Indian Food. Tetapi sebelum membelinya, kalian sebaiknya bertanya dahulu untuk harganya, karena terkadang mereka paham bahwa kita adalah turis dan mereka akan memberikan harga yang cukup tinggi.

Melimpahnya street food menjadi alasan tersendiri mengapa Malaysia begitu menarik untuk berburu makanan.

Tempat wisata di Malaysia pun beragam, dari yang gratis hingga berbayar. Dari banyaknya tempat wisata tersebut, saya memilih 4 destinasi yang menarik namun tidak dikenakan biaya tiket alias gratis, tempat tersebut yaitu Batu Caves, Bukit Bintang Alley, Chin Swee Temple, dan Petronas Twin Tower.

Chin Swee Temple merupakan kuil agama Buddha yang berada di daerah Genting Highland, di tempat ini terdapat patung Buddha yang cukup besar lalu ada diorama tentang hidup manusia versi agama Buddha dari lahir hingga terlahir kembali.

Bukit bintang alley merupakan salah satu gang kecil yang belakangan ini sedang ramai dikunjungi karena daerah tersebut dipercantik dengan berbagai macam mural di jalanan dan tembok sekitarnya. Terdapat sekitar 8 jalan yang sudah penuh dengan mural.

Sementara untuk penginapan, saya memilih menginap di hotel Hilton dengan harga sewa Rp 400.000 permalam, tempat tersebut sangat cocok untuk kalian yang solo traveling dan menginginkan kamar yang single bed dan mementingkan privasi. Namun, apabila kalian mencari sharing bed yang murah, maka saya akan merekomendasikan Comfort Cabin yang memiliki harga sewa Rp 200.000 permalam.

Dengan menggunakan promo yang tersedia kamu bisa menginap di Hilton hotel dengan harga di bawah Rp 400.000

Fun Fact

Untuk mencari sebuah penginapan, akan jauh lebih murah apabila terdapat fasilitas hotel yang meyediakan pembayaran langsung di tempat.

SHARE THIS JOURNAL ON