Get your run & training essential, disc up to 50% off : SHOP NOW
THE JOURNAL

#ADayWith Jessy Kusno: Creativity, Content Creating, Nature

#ADayWith Jessy Kusno: Creativity, Content Creating, Nature
  • SHARE
THE JOURNAL

#ADayWith Jessy Kusno: Creativity, Content Creating, Nature

  • SHARE

Words by : Andrew Jason Gunawan | Photos by : Yonatan Timotius | August 9, 2018

Efek mecintai alam bagi kreatifitas Jessy Kusno, seorang content creator cantik yang juga mendalangi aktivasi marketing aplikasi lifestyle kebugaran terbesar di Asia.

Setiap saat kami memiliki kesempatan untuk bertemu dengan individu-individu menarik, salah satunya adalah Jessy Kusno, salah satu influencer yang harus juggling dengan perannya sebagai seorang content creator sekaligus seorang profesional yang bergerak di bidang pemasaran digital di situs penyedia kelas-kelas kebugaran premium GuavaPass.

Bisa ceritakan keseharian seorang Jessy?

Saya seorang morning person sehingga saya percaya, cara mengawali hari sangatlah menentukan produktifitas seseorang, oleh karena itu, memastikan hal-hal kecil seperti merapikan tempat tidur, memasak sarapan, dan waktu singkat untuk me time sebelum beraktifitas adalah ritual wajib setiap paginya.

Setelah semua ritual pagi selesai, saya langsung bergegas untuk menghadiri berbagai meeting. Sekedar berbagi; banyak orang yang kerap mempertanyakan sebenarnya apa profesi yang saya tekuni, karena kebanyakan orang lebih terbuai dengan feed Instagram @jkusno yang “kelihatannya” selalu berlibur ke destinasi-destinasi Instagram-able tetapi tidak banyak yang tahu, sebenarnya saya selalu berada dalam posisi dikejar deadline dalam waktu yang bersamaan, sampai terkadang saya sendiri kewalahan :) namun di social media saya lebih suka membagikan hal-hal yang sifatnya inspiratif dibanding mempertontonkan kesulitan yang saya hadapi selama menangai pekerjaan. Jadi di kemudian hari apabila kalian melihat saya morat-marit di sebuah mall di siang hari misalnya, mungkin saya sedang mengejar satu sesi meeting ke meeting lainnya :)

Bagaimana ceritanya bisa terjun di dunia influencer dan content creator?

Mungkin semua fondasinya sudah terbentuk semenjak aktif bantu projek teman-teman sekolah dan kampus, mulai dari bantu mempromosikan acara sampai jadi model untuk beberapa projek. Dari satu projek ke projek lainnya, saya diperketemukan dengan beragam peluang sehingga terus bersambut sampai hari ini. Intinya saya sudah jatuh hati dengan dunia digital marketing ini sedari muda dan cukup beruntung kecintaan tersebut bisa berubah menjadi profesi.

Kapan atau dimana tempat yang paling memberi inspirasi?

Tidak ada titik atau waktu yang pasti terkadang semuanya terasa mengalir begitu saja, entah itu saat sedang kejebak macet atau saat sembari mendengarkan lagu. Tetapi salah satu metode yang saya bisa sarankan terkait inspirasi dan kreatifitas ialah fokus dan nikmati prosesnya, karena dalam proses menciptakan karya apapun, pasti akan selalu ada hal yang perlu diperbaiki dan kita tidak boleh takut melakukan kesalahan, karena “What doesn’t kill you, makes you stronger, right?”.

Coba ceritakan proses pembuatan konten ala Jessy Kusno, yang identik dengan konten-konten traveling yang banyak berhubungan dengan nature?

Alam adalah bagian besar dari hidup saya yang tidak bisa dipisahkan, oleh karena itu saya banyak melibatkannya di berbagai projek perusahaan saya atau sekedar untuk membagikannya lewat Instagram pribadi saya.

Kreatifitas dan inspirasi bisa datang paling banyak dari nature alias alam

Proses kreatifnya bisa dimulai dengan punya keinginan untuk mengenali lebih jauh destinasi itu sendiri, karena menurut saya apabila kita ingin menjadikan alam sebagai background, kita sendiri harus mengenal seluk beluk tempat tersebut dan berusaha untuk menjadi satu dengannya, jadi pada tahap langkah awal, selalu saya awali dengan riset, riset dan riset, entah itu lewat teman yang sudah pernah pergi ke tempat tersebut atau sekedar mencari inspirasi lewat Instagram.

Traveling mungkin menjadi favorit mayoritas dari kita, apalagi millenials namun alam alias mother nature belum tentu semua orang suka (percayalah bahkan untuk tempat dengan pemandangan surga seperti Sumba sekalipun) entah karena alasan ribet atau hal lainnya.

Walaupun membuat konten berlatar alam lebih menantang dari segi kesulitan, karena ketidakpastian cuacanya, hasilnya selalu memuaskan

Hal lain yang patut diperhatikan, ialah fokus pada hal kecil karena sebenarnya proses penciptaan konten sudah bisa dimulai semenjak kamu mulai bergegas, misalnya saat kita sedang naik kereta menuju suatu destinasi, kita bisa mengabadikan momen-momen yang kita temui selama perjalanan yang pastinya akan menjadi pelengkap konten utama kamu.

Sebagai seorang content creator yang aktif berkelana dengan alam, Jessy cenderung memilih fesyen bergenre Athleisure

Dengan being one with nature, proses kreatif dalam membuat konten akan jauh menjadi lebih mudah menurut saya

Di sisi lain menurut saya menciptakan suatu konten traveling bukan sekedar untuk memproduksi karya fotogenik di feed Instagram tetapi juga untuk bertemu pada diri kita sendiri yang sebenarnya; mengutip dari Cloud Atlas :)

Dont forget to have fun :)

What's next for you?

Pada akhirnya untuk saya its all about sustainability dan legacy, entah itu akun Instagram saya @Jkusno, peran digital marketers di GuavaPass atau sebagai direktur di perusahaan saya sendiri, KJ Associates (Holistic Marketing). Dan legacy yang saya ingin tinggalkan adalah karya-karya inspirastif yang bukan sekedar menonjolkan penampilan cantik dan hal-hal material yang semu.

  • SHARE ON
Leave A Comment

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.