Clearence Sale, disc up to 50% OFF VIEW PROMO
THE JOURNAL

DJI Gencar Adopsi Resep Bisnis Apple

DJI Gencar Adopsi Resep Bisnis Apple
  • SHARE
THE JOURNAL

DJI Gencar Adopsi Resep Bisnis Apple

  • SHARE

Words & Photo by : | March 15, 2016

Dalam tempo kurang lebih 12 bulan industri drone untuk konsumen sudah penuh sesak dengan beragam merek. Tak ingin terperangkap pola bisnis perang harga dan menjajakan drone layaknya sebuah komoditas, SZ DJI Technology Co alias DJI menelurkan produk terbarunya pada Maret 2016 lalu. Ini adalah manuver terbaik bagi DJI, mengingat persaingan harga jual sudah semakin tidak ideal.

dji phantom 3 pro, 3dr robotics 3dr, yuneec typhoon

Menurut Forbes.com, hadirnya DJI Phantom 4 merupakan penegasan DJI sebagai merek premium, kurang lebih pola bisnisnya mirip dengan cara bisnis Apple yang kerap kali meluncurkan produk baru dalam jeda yang cukup singkat, sehingga keluaran terdahulunya nampak usang. Cetak biru bisnis Apple makin diamalkan oleh DJI dengan peresmian toko fisiknya di Seoul, Korea Selatan dan Tiongkok, Shenzen dan kerjasama antar kedua perusahaan teknologi tersebut semakin akrab, terbukti dari pre-order DJI Phantom 4 hanya bisa dilakukan di situs resmi Apple dan produk-produk DJI juga sudah bisa ditemukan di Apple Store cabang Amerika Serikat.

dji care

Selain dari segi distribusi, dalam hal riset dan pengembangan (R&D) DJI juga sama seriusnya dengan Apple. Sampai saat ini ada 1,500 karyawan DJI yang hanya berfokus pada R&D saja. Semua ini dilakukan agar perusahaan kelahiran tahun 2013 ini dapat mengungguli para kompetitornya dari segi fitur dan perangkat lunak, bukan harga. Untuk memastikan misi ini berjalan dengan mulus DJI membuka kantor di Palo Alto berisikan 75 karyawan R&D yang mana banyak diantaranya jebolan Apple dan Tesla. Jadi saat ini DJI memiliki proses manufaktur yang unggul di Shenzen dan kecanggihan perangkat lunak dari pusat teknologi dunia, yakni Silicon Valley.

APPLECARE

Dalam hal layanan konsumen, DJI juga "terinspirasi" Apple untuk menawarkan DJI Care, sebuah garansi drone dalam tempo satu tahun atau sederhananya Apple Care untuk drone. Seluruh gerak-gerik ini mendapat komentar dari CEO Yuneec cabang Amerika Serikat, Shan Phillips yang menyebut DJI masih menjadi primadona hanya di tengah kaum penghobi saja dan belum menjadi main stream layaknya kamera aksi, Go-Pro, tetapi rasanya Frank Wang selaku CEO akan mengacuhkan komentar ini mengingat kiblat DJI mengarah ke Apple bukannya Go-Pro.

Dalam tempo kurang lebih 12 bulan industri drone untuk konsumen sudah penuh sesak dengan beragam merek. Tak ingin terperangkap pola bisnis perang harga dan menjajakan drone layaknya sebuah komoditas, SZ DJI Technology Co alias DJI menelurkan produk terbarunya pada Maret 2016 lalu. Ini adalah manuver terbaik bagi DJI, mengingat persaingan harga jual sudah semakin tidak ideal.

dji phantom 3 pro, 3dr robotics 3dr, yuneec typhoon

Menurut Forbes.com, hadirnya DJI Phantom 4 merupakan penegasan DJI sebagai merek premium, kurang lebih pola bisnisnya mirip dengan cara bisnis Apple yang kerap kali meluncurkan produk baru dalam jeda yang cukup singkat, sehingga keluaran terdahulunya nampak usang. Cetak biru bisnis Apple makin diamalkan oleh DJI dengan peresmian toko fisiknya di Seoul, Korea Selatan dan Tiongkok, Shenzen dan kerjasama antar kedua perusahaan teknologi tersebut semakin akrab, terbukti dari pre-order DJI Phantom 4 hanya bisa dilakukan di situs resmi Apple dan produk-produk DJI juga sudah bisa ditemukan di Apple Store cabang Amerika Serikat.

dji care

Selain dari segi distribusi, dalam hal riset dan pengembangan (R&D) DJI juga sama seriusnya dengan Apple. Sampai saat ini ada 1,500 karyawan DJI yang hanya berfokus pada R&D saja. Semua ini dilakukan agar perusahaan kelahiran tahun 2013 ini dapat mengungguli para kompetitornya dari segi fitur dan perangkat lunak, bukan harga. Untuk memastikan misi ini berjalan dengan mulus DJI membuka kantor di Palo Alto berisikan 75 karyawan R&D yang mana banyak diantaranya jebolan Apple dan Tesla. Jadi saat ini DJI memiliki proses manufaktur yang unggul di Shenzen dan kecanggihan perangkat lunak dari pusat teknologi dunia, yakni Silicon Valley.

APPLECARE

Dalam hal layanan konsumen, DJI juga "terinspirasi" Apple untuk menawarkan DJI Care, sebuah garansi drone dalam tempo satu tahun atau sederhananya Apple Care untuk drone. Seluruh gerak-gerik ini mendapat komentar dari CEO Yuneec cabang Amerika Serikat, Shan Phillips yang menyebut DJI masih menjadi primadona hanya di tengah kaum penghobi saja dan belum menjadi main stream layaknya kamera aksi, Go-Pro, tetapi rasanya Frank Wang selaku CEO akan mengacuhkan komentar ini mengingat kiblat DJI mengarah ke Apple bukannya Go-Pro.

  • SHARE ON
Leave A Comment

    Shop The Product

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.