Clearence Sale, disc up to 50% OFF VIEW PROMO
THE JOURNAL

Hobi Baru DJI, Mensponsori "Perang" Robot Di Dunia Nyata

Hobi Baru DJI, Mensponsori "Perang" Robot Di Dunia Nyata
  • SHARE
THE JOURNAL

Hobi Baru DJI, Mensponsori "Perang" Robot Di Dunia Nyata

  • SHARE

Words & Photo by : | October 7, 2016

robomasters-arena

Image by The Verge

"Menurut saya dengan menggabungkan engineering (keinsinyuran) dan hiburan, akan banyak pelajaran yang bisa dikontribusikan kepada dunia ini, ketimbang ketika seseorang menjadi atlit, yang hanya akan menghibur namun kurang berkontribusi untuk aspek lainnya." Ucap Frank Wang Tao, CEO dari Dajian Innovation Technology alias DJI, perusahaan penghasil drone terbesar di dunia. Kira-kira itulah dasar pemikiran dari DJI dalam mensponsori Robomasters, ajang tanding robot canggih beregu yang diselenggarakan secara besar-besaran di Tiongkok.

Image by The Verge

Image by The Verge

Turnamen tembak-menembak antar robot, yang diikuti ribuan mahasiswa engineering ini, ber-format tim, yang tiap timnya beranggotakan lima operator robot. Masing-masing anggota tim mengontrol jenis robot yang berbeda sesuai dengan fungsinya, misalnya jenis Infantry, semacam panser dengan kanon yang menembakkan bola-bola karet sebagai peluru, Hero, umumnya di-desain khusus dengan kemampuan menembakkan bola golf, yang mana untuk mengambil bola golf, robot yang didesain secara mekanis harus mampu melewati rintangan yang sengaja di desain penyelenggara, Drone juga punya peran yang mirip dengan Hero, namun memiliki keuntungan karena setelah mengambil bola golf, bisa langsung digunakan untuk memborbardir Robot Base lawan, yang menjadi penentu kemenangan salah satu tim, dan yang terakhir Station, berperan sebagai pemasok amunisi bagi rekan setim.

Layaknya game DOTA atau game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) lainnya, di area-area tertentu robot dapat berhenti untuk mengisi health atau mendapatkan power-up. Sehingga peserta dituntut tak sekedar dapat menciptakan robot dengan teknologi dan mekanis yang efisien, namun juga dituntut untuk memiliki strategi "perang" yang solid.

Robot Hero, melewati rintangan untuk mengambil bola golf

Robot Hero, melewati rintangan untuk mengambil bola golf

First Person View

First Person View

Inti pengoperasian dari robot-robot ini terdiri dari sistem setir, bagi robot beroda untuk melakukan navigasi, sistem persenjataan, yang mengatur meriam tembak dan laser pengeker, dan sistem charging, yang terdiri sensor pendeteksi kerusakan (saat robot tertembak), sensor kecepatan, dan kamera First Person View (FPV), yang akan menyuguhkan perspektif orang pertama ke komputer peserta.

Kecanggihan yang paling mengesankan pada kompetisi robot ini terletak pada penggunaan teknologi “Computer Vision” yang memampukan robot Base mampu merespon tembakan dari robot musuh, dengan menembak balik dan menghindar. Ini bukan teknologi sembarangan, karena “Computer Vision” juga digunakan pada mobil-mobil otonom guna memahami objek dan meresponnya dengan aksi tertentu, mulai dari berhenti saat lampu merah sampai memberikan jalan bagi pejalan kaki yang sedang menyeberang.

Compute Vision, memandu robot untuk menembak papan acak dengan tepat

Compute Vision, memandu robot untuk menembak papan acak dengan tepat

Robomasters menjadi ajang yang saling menguntungkan, baik bagi para mahasiswa engineering maupun sang penyelenggara, DJI. Di satu sisi mahasiswa ingin memperagakan talentanya demi mendapatkan posisi prestisius di DJI, dan di sisi lain, DJI memerlukan inspirasi atau bahkan perlu mengakuisisi ide-ide terobosan yang dikeluarkan peserta saat berkompetisi. Karena bagaimanapun juga, DJI memiliki ambisi untuk tak sekedar menjadi perusahaan penghasil drone kamera, melainkan menjadi perusahaan robotik terbesar di dunia dan merambah ke industri-industri seperti agrikultur atau bahkan mobil otonom, dan untuk melakukan itu diperlukan talenta tim teknis yang kuat, agar dapat beradu saing dengan perusahaan-perusahaan macam Google dan raksasa teknologi lainnya.

Simak pertandingan final Robomasters 2016? Berikut ini

 

 

robomasters-arena

Image by The Verge

"Menurut saya dengan menggabungkan engineering (keinsinyuran) dan hiburan, akan banyak pelajaran yang bisa dikontribusikan kepada dunia ini, ketimbang ketika seseorang menjadi atlit, yang hanya akan menghibur namun kurang berkontribusi untuk aspek lainnya." Ucap Frank Wang Tao, CEO dari Dajian Innovation Technology alias DJI, perusahaan penghasil drone terbesar di dunia. Kira-kira itulah dasar pemikiran dari DJI dalam mensponsori Robomasters, ajang tanding robot canggih beregu yang diselenggarakan secara besar-besaran di Tiongkok.

Image by The Verge

Image by The Verge

Turnamen tembak-menembak antar robot, yang diikuti ribuan mahasiswa engineering ini, ber-format tim, yang tiap timnya beranggotakan lima operator robot. Masing-masing anggota tim mengontrol jenis robot yang berbeda sesuai dengan fungsinya, misalnya jenis Infantry, semacam panser dengan kanon yang menembakkan bola-bola karet sebagai peluru, Hero, umumnya di-desain khusus dengan kemampuan menembakkan bola golf, yang mana untuk mengambil bola golf, robot yang didesain secara mekanis harus mampu melewati rintangan yang sengaja di desain penyelenggara, Drone juga punya peran yang mirip dengan Hero, namun memiliki keuntungan karena setelah mengambil bola golf, bisa langsung digunakan untuk memborbardir Robot Base lawan, yang menjadi penentu kemenangan salah satu tim, dan yang terakhir Station, berperan sebagai pemasok amunisi bagi rekan setim.

Layaknya game DOTA atau game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) lainnya, di area-area tertentu robot dapat berhenti untuk mengisi health atau mendapatkan power-up. Sehingga peserta dituntut tak sekedar dapat menciptakan robot dengan teknologi dan mekanis yang efisien, namun juga dituntut untuk memiliki strategi "perang" yang solid.

Robot Hero, melewati rintangan untuk mengambil bola golf

Robot Hero, melewati rintangan untuk mengambil bola golf

First Person View

First Person View

Inti pengoperasian dari robot-robot ini terdiri dari sistem setir, bagi robot beroda untuk melakukan navigasi, sistem persenjataan, yang mengatur meriam tembak dan laser pengeker, dan sistem charging, yang terdiri sensor pendeteksi kerusakan (saat robot tertembak), sensor kecepatan, dan kamera First Person View (FPV), yang akan menyuguhkan perspektif orang pertama ke komputer peserta.

Kecanggihan yang paling mengesankan pada kompetisi robot ini terletak pada penggunaan teknologi “Computer Vision” yang memampukan robot Base mampu merespon tembakan dari robot musuh, dengan menembak balik dan menghindar. Ini bukan teknologi sembarangan, karena “Computer Vision” juga digunakan pada mobil-mobil otonom guna memahami objek dan meresponnya dengan aksi tertentu, mulai dari berhenti saat lampu merah sampai memberikan jalan bagi pejalan kaki yang sedang menyeberang.

Compute Vision, memandu robot untuk menembak papan acak dengan tepat

Compute Vision, memandu robot untuk menembak papan acak dengan tepat

Robomasters menjadi ajang yang saling menguntungkan, baik bagi para mahasiswa engineering maupun sang penyelenggara, DJI. Di satu sisi mahasiswa ingin memperagakan talentanya demi mendapatkan posisi prestisius di DJI, dan di sisi lain, DJI memerlukan inspirasi atau bahkan perlu mengakuisisi ide-ide terobosan yang dikeluarkan peserta saat berkompetisi. Karena bagaimanapun juga, DJI memiliki ambisi untuk tak sekedar menjadi perusahaan penghasil drone kamera, melainkan menjadi perusahaan robotik terbesar di dunia dan merambah ke industri-industri seperti agrikultur atau bahkan mobil otonom, dan untuk melakukan itu diperlukan talenta tim teknis yang kuat, agar dapat beradu saing dengan perusahaan-perusahaan macam Google dan raksasa teknologi lainnya.

Simak pertandingan final Robomasters 2016? Berikut ini

 

 

  • SHARE ON
Leave A Comment

    Shop The Product

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.