Clearance Sale , up to 50% off SHOP NOW
THE JOURNAL

Merekam Aksi Parkour Nan Sensasional

Merekam Aksi Parkour Nan Sensasional
  • SHARE
THE JOURNAL

Merekam Aksi Parkour Nan Sensasional

  • SHARE

Words & Photo by : | April 6, 2017

Merekam aksi parkour tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebelum merilis karya terbaik untuk suguhan publik, ketahuilah kiat-kiatnya ala Wearinasia.

Rasanya tak perlu Wearinasia ungkit lagi bahwa demi videografi yang menawan, peralatan-peralatan terbaik harus dikerahkan. Namun parkour membutuhkan teknik-teknik kreatif berbeda, mengingat parkour adalah aksi yang memadukan gerakan ekstracepat dan ketangkasan yang terwujud oleh koreografi apik. Anggaplah Wearinasians telah menentukan untuk merekam aksi parkour dengan iPhone, Canon DSLR, serta GoPro. (Ketiga perangkat menghasilkan video yang di atas rata-rata.) Kiat-kiat apa sajakah yang perlu disiasati?

Yang pasti, jangan sampai Anda tidak mantap memegang perangkat yang digunakan untuk memastikan video tidak kabur dan tidak buram. Stabilisator berupa tripod boleh dipertimbangkan. Kalau menggunakan kamera DSLR, pegang lensa kamera erat-erat dengan posisi lensa di atas telapak tangan yang terbuka.

Posisi tangan yang tepat untuk memegang kamera. Image by onthreelegs.com

Posisi tangan yang tepat untuk memegang kamera. Image by onthreelegs.com

Sebagai juru rekam, Wearinasians juga wajib mengikuti setiap pergerakan atlet parkour. Agar video nantinya mulus, atlet harus hadir dalam hampir seluruh frame. Parkour adalah tentang atletnya, jadi sebaiknya selalu siaga daripada kehilangan momen brilian tak terduga.

Lalu, temukanlah frame yang tepat. Anda perlu menangkap saat atlet membuat big flip atau jungkir balik besar di udara dan kembali mendarat. Ketika atlet melintasi susuran rel (pastikan rekaman tetap dekat menampilkan gerakan atlet), ini akan menjadi tambahan scene yang memikat.

Namun jangan fokuskan keseluruhan aksi parkour di atletnya semata, berikan kesempatan bagi penonton video Wearinasians untuk menyaksikan suasana sekitar yang disaksikan dan dirasakan atlet. Bukankah kita penikmat visual dan bukan ide cerita yang menarik saja?

Kombinasikan juga jarak jauh dan dekat dalam pengambilan gambar agar video lebih variatif. Ubah sudut-sudutnya. Bisa juga sedikit lebih ekstrem dengan meminta atlet untuk mendarat dari lompatan mereka di suatu titik yang berada beberapa sentimeter dari kamera. Lokasi shooting tentu harus menarik supaya tidak klise.

Sebagai saran, pilihlah latar belakang pengambilan gambar dengan suasana urban. Image by blogs.ft.com

Sebagai saran, pilihlah latar belakang pengambilan gambar dengan suasana urban. Image by blogs.ft.com

Tapi percayalah, setiap video yang baik pasti mengalami proses penyuntingan yang tidak kalah panjang dan melelahkan. Gunakan Adobe Premiere Pro untuk hasil yang mempesona. Kalau baru memulai, Anda dapat menggunakan iMovie atau Windows Movie Maker, walau tetap harus bereksperimen dengan beragam aplikasi agar semakin handal. Lupakan banyak gimmick, biarkan karya terlihat sebagaimana adanya. Maksudnya, jangan menambahkan hal-hal dari aplikasi penyunting yang tidak ada di rekaman mentah.

Di saat banyak video sejenis berseliweran di kanal YouTube, video parkour yang sedikit 'aneh' bakal terlihat menonjol. Tulislah judul dan headline yang bukan sekadar menerangkan isi video. Pancing pemirsa dunia untuk berkunjung ke video yang telah Anda perjuangkan.

*) Featured image by uhdwallpapers.org. Video by StuntsAmazing from YouTube

  • SHARE ON
Leave A Comment

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.