Get your travel essential, disc up to 50% off : SHOP NOW
THE JOURNAL

Pengalaman Plesiran di Bubble Hotel Bali Uluwatu

Pengalaman Plesiran di Bubble Hotel Bali Uluwatu
  • SHARE
THE JOURNAL

Pengalaman Plesiran di Bubble Hotel Bali Uluwatu

  • SHARE

Words by : Ranti Susanti | Photos by : James Roberto | April 17, 2018

Sensasi klimaks bermalam di Bubble Hotel, yang bersemayam di bibir Pantai Nyang-nyang Uluwatu, mulai dari amenitas serba outdoor dan langit bermandikan bintang.

Setelah terbang tanpa henti untuk urusan pekerjaan sebagai pramugari, saya dan teman memutuskan untuk mencari pengalaman plesir yang berbeda dengan bermalam di Bubble Hotel, di bibir Pantai Nyang-nyang, Uluwatu karena konon katanya pada malam hari pantai ini beratapkan langit nan indah, dan saya pikir kapan lagi bisa bermalam di luar ruang sekaligus di dalam sebuah balon (bubble).

Tampilan mayestik Pantai Nyang-nyang

Cara menuju Pantai Nyang-nyang

Kami bergegas dari daerah Kuta menggunakan mobil rental seharga Rp200.000,- perjalanan menuju pantai dapat dilalui dengan mulus menggunakan bantuan Google Map dengan tempo tempuh 2 jam tanpa macet. Alasan lain menggunakan mobil rental agar mudah membawa bekal, karena menurut informasi yang kami dapat, tempat penginapan hanya menyediakan panganan ringan.

Menuruni tebing sebagai pemanasan sebelum sampai ke Pantai Nyang-nyang

 

Dekat pantai ada jajanan-jajanan yang bisa dipilih

 

Selama perjalanan ini hanya ada beberapa peselancar yang lalu lalang, pantai bak milik pribadi

Tampilan Bubble Hotel

Sesampainya di parkiran kami harus berjalan kaki selama 15 menit menuruni tebing hingga sampai ke Pantai Nyang-nyang, yang jauh lebih sunyi dibanding pantai-pantai di Seminyak apalagi Kuta, maka tak heran empunya Bubble Hotel, sebutan beken hotel bola yang kami akan inapi memilih area pantai ini, karena kesan pantai pribadinya sangat kentara, karena hanya ada dua Bubble, satu berukuran kecil dan satu ukuran besar, letaknya pun saling berjauhan, yang berukuran kecil di sisi kiri dan yang besar di kanan.

Semua barang bawaan bisa dibawa masuk ke dalam bubble

Cuaca cerah, waktu tepat untuk berayun-ayun santai

Ukuran bubble kecil sangat pas untuk dua orang jadi apabila berplesir lebih dari dua orang disarankan memesan yang ukuran besar. Tetapi pantai ini sudah terlanjur identik dengan destinasi bulan madu, jadi saya rasa akan jarang ada orang yang bergerombol untuk menginap dalam satu Bubble. Walaupun ukuran bubble kecil, tas bawaan tetap bisa masuk, tapi untuk urusan mandi dan buang air, Anda harus memiliki jiwa petualang sedikit, karena semuanya dilakukan di luar ruang alias tanpa sekat sama sekali.

Siang hari, waktu pas untuk berjemur

Meja makan satu-satunya di hotel ini dengan layar alamiah Pantai

Momen paling klimaks selama di Bubble Hotel

Benar saja, malam hari merupakan atraksi alam utama di destinasi ini hujanan bintang menghiasi dan saya dan teman dapat menikmatinya di dalam Bubble. Kesunyian pantai juga mengingatkan saya keindahan pantai pada film epik Leonardo DiCaprio "The Beach". Desiran ombak malam dan sinar dari langit-langit Pulau Dewata memang tiada tara keindahannya.

Ternyata ulasan di internet tidak berkhianat, langit bertabur bintang dan bubble terlihat seperti kunang-kunang raksasa

Tarif

Untuk tarif bermalam untuk dua orang di Bubble berukuran kecil dibanderol Rp1.300.000,- dan apabila Anda ingin iseng memesan makanan, pihak penginapan menawarkan Pizza seharga Rp150.000 dan beragam pasta.

  • SHARE ON
Leave A Comment

    Kemudahan Berbelanja

    Freeshipping

    Gratis ongkos kirim untuk nilai transaksi lebih dari Rp 500.000,00 - Berlaku untuk daerah Jabodetabek

    Cicilan 0%

    Kemudahan melakukan transaksi dengan cicilan 0% dari berbagai macam bank dan perusahan finansial lainnya

    100K Voucher

    Dapatkan potongan sejumlah Rp 100.000,00 untuk transaksi pertama, dengan daftar menjadi member kami.