Categories
Content Creation Gear On Paper Comparison

On Paper Review : DJI Mini 4 Pro

Mini 4 Pro adalah langkah berani DJI untuk memperbarui drone Mini 3 Pro yang sukses. Drone ini mempertahankan desain ringan di bawah 250 gram, memungkinkan pengguna untuk terbang tanpa lisensi di sebagian besar wilayah. Meskipun beratnya kecil, Mini 4 Pro tetap unggul dalam hal teknologi dan kualitas kamera. DJI tidak ingin mengulang kesuksesan pendahulunya, sehingga mereka memperkenalkan sejumlah fitur baru yang membuatnya semakin menarik.

Salah satu peningkatan utama adalah sensor rintangan omnidireksional yang baru. Sensor ini menghilangkan titik buta yang mungkin terlewatkan oleh Mini 3 Pro. Selain itu, ada juga fitur baru bernama ActiveTrack 360 yang memungkinkan pengguna untuk memprogram gerakan kamera saat mengikuti subjek. Hal ini membantu Anda untuk mendapatkan rekaman yang lebih dramatis dan terencana.

Mini 4 Pro tetap ringan, tetapi mengalami perubahan desain yang halus. Ada empat sensor yang menghadap ke depan dan ke belakang, yang sekarang juga dapat melihat ke samping. Bodinya lebih ramping, dilengkapi dengan lubang pendinginan yang lebih besar, lengan belakang yang lebih kecil, dan kaki pendaratan baru di bagian depan. Pelindung kamera dan gimbalnya juga mengalami perbaikan, dengan desain yang lebih sederhana dan mudah digunakan. Ini juga memiliki port microSD dan penyimpanan internal sebesar 2GB untuk situasi darurat.

Mini 4 Pro dilengkapi dengan dua jenis controller: RC-N2 dasar yang memerlukan smartphone dan RC2 dengan layar bawaan. Menggunakan transmisi Ocusync 4 dari DJI, Mini 4 Pro hanya kompatibel dengan controller baru, bukan dengan model lama. Ini memberikan pengalaman pengendalian yang lebih baik dengan layar yang lebih terang, sensasi yang lebih baik, dan kendali yang lebih tepat.

Anda dapat meningkatkan pengalaman penerbangan dengan berbagai aksesori yang ditawarkan oleh DJI, seperti filter ND untuk kondisi cerah atau lampiran lensa setara 18mm dengan sudut pandang lebar. Terlepas dari semua peningkatan dan fitur baru, Mini 4 Pro tetap menjadi drone ringan yang sangat kompak, sehingga mudah dibawa ke berbagai lokasi untuk mengambil gambar dan video berkualitas tinggi. Meskipun harganya mungkin agak tinggi untuk drone yaitu $759 atau sekitar Rp12 juta, Mini 4 Pro menawarkan kualitas dan fitur yang sulit untuk dipadukan oleh pesaingnya. Jika Anda mencari drone yang kuat, ringan, dan canggih, Mini 4 Pro adalah pilihan yang solid.

Categories
Content Creation Gear On Paper Comparison

On Paper Comparison : DJI Air 2S VS 3

Industri drone terus berkembang pesat, dengan DJI sebagai salah satu pemain utama yang menghadirkan produk-produk inovatif. Dalam artikel ini, kami akan mengulas perbandingan mendalam antara dua drone terbaru dari DJI: DJI Air 2 dan DJI Air 3. Dari desain hingga kualitas penerbangan, baterai, harga, dan fitur-fitur canggih, mari kita telusuri setiap aspek penting dari kedua drone ini.

CategoryDJI Air 3DJI Air 2S
Takeoff Weight720 g595 g
DimensionsFolded (without propellers): 207×100.5×91.1 mm (L×W×H)

Unfolded (without propellers): 258.8×326×105.8 mm (L×W×H)
Folded (without propellers): 180×97×77 mm (L×W×H)

Unfolded (without propellers): 183×253×77 mm (L×W×H)
Max Horizontal Speed (at sea level, no wind)21 m/s19 m/s
No faster than 19 m/s in EU regions.
Max Takeoff Altitude6000 m5000 m
Max Flight Time46 minutes31 minutes
Max Hovering Time42 minutes30 minutes
Max Flight Distance32 km18.5 km
Operating Temperature-10° to 40° C (14° to 104° F)0° to 40° C (32° to 104° F)
Global Navigation Satellite SystemGPS + Galileo + BeiDouGPS + GLONASS + Galileo
Internal Storage8 GB8 GB (approx. 7.2GB available space)
Image SensorWide-Angle Camera:
1/1.3-inch CMOS, Effective Pixels: 48 MP

Medium Tele Camera:
1/1.3-inch CMOS, Effective Pixels: 48 MP
1-inch CMOS, Effective pixels: 20 MP
LensWide-Angle Camera
FOV: 82°
Format Equivalent: 24 mm
Aperture: f/1.7
Focus: 1 m to ∞

Medium Tele Camera
FOV: 35°
Format Equivalent: 70 mm
Aperture: f/2.8
Focus: 3 m to ∞
FOV: 88°
Format Equivalent: 22 mm
Aperture: f/2.8
Focus: 0.6 m to ∞
ISO RangeVideo:
Normal and Slow Motion:
100-6400 (Normal)
100-1600 (D-Log M)
100-1600 (HLG)
Night:
100-12800 (Normal)

Photo:
100-6400 (12 MP)
100-3200 (48 MP)
Video:
100-3200 (Auto)
100-6400 (Manual)

Video (10-bit):
100-800 (Auto)
100-1600 (Manual)

Photo:
100-3200 (Auto)
100-12800 (Manual)
Shutter SpeedWide-Angle Camera
12MP Photo: 1/16000-2 s (2.5-8 s for simulated long exposure)
48MP Photo: 1/8000-2 s

Medium Tele Camera
12MP Photo: 1/16000-2 s (2.5-8 s for simulated long exposure)
48MP Photo: 1/8000-2 s
Electronic Shutter: 8-1/8000 s
Max Image SizeWide-Angle Camera:
8064×6048

Medium Tele Camera:
8064×6048
3:2: 5472×3648
16:9: 5472×3078
Video Resolution
Wide-Angle Camera:
H.264/H.265
4K:
3840×2160@24/25/30/48/50/60/100fps
FHD:
1920×1080@24/25/30/48/50/60/100/200fps
2.7K Vertical Shooting:
1512×2688@24/25/30/48/50/60fps
FHD Vertical Shooting:
1080×1920@24/25/30/48/50/60fps

Medium Tele Camera:
H.264/H.265
4K:
3840×2160@24/25/30/48/50/60/100fps
FHD:
1920×1080@24/25/30/48/50/60/100/200fps
2.7K Vertical Shooting:
1512×2688@24/25/30/48/50/60fps
FHD Vertical Shooting:
1080×1920@24/25/30/48/50/60fps
5.4K: 5472×3078@24/25/30 fps

4K Ultra HD: 3840×2160@24/25/30/48/50/60 fps

2.7K: 2688×1512@24/25/30/48/50/60 fps

FHD: 1920×1080@24/25/30/48/50/60/120 fps
Video FormatMP4 (MPEG-4 AVC/H.264, HEVC/H.265)MP4/MOV (MPEG-4 AVC/H.264, HEVC/H.265)
Max Video BitrateH.264/H.265: 150 Mbps150 Mbps
Color ModeWide-Angle Camera
Normal:
8-bit 4:2:0 (H.264/H.265)
HLG/D-Log M:
10-bit 4:2:0 (H.265)

Medium Tele Camera
Normal:
8-bit 4:2:0 (H.264/H.265)
HLG/D-Log M:
10-bit 4:2:0 (H.265)
Normal/D-Log M/HLG
Video Transmission SystemO4O3
Live View QualityRemote Controller:
1080p/30fps, 1080p/60fps
Remote Controller:
1080p/30fps
Battery Capacity4241 mAhDJI Air 2S Battery: 3750 mAh

Mavic Air 2 Battery: 3500 mAh
Charging TimeApprox. 80 minutes
Use the included data cable of the DJI 65W Portable Charger.

Approx. 60 minutes
Use the DJI 100W USB-C Power Adapter and Battery Charging Hub.
Approx. 1 hour and 35 minutes

Desain dan Tampilan

Ketika datang ke desain, DJI Air 2 dan DJI Air 3 menampilkan estetika yang serupa namun dengan sentuhan inovatif yang berbeda. Keduanya memiliki struktur yang ringkas dan aerodinamis untuk meningkatkan stabilitas penerbangan dan mengurangi hambatan angin. DJI Air 3 hadir dengan desain yang lebih ramping dan profil yang lebih halus, memungkinkan peningkatan efisiensi aerodinamis.

Kualitas Penerbangan dan Performa

Dalam hal kualitas penerbangan, DJI Air 2 telah mendapatkan pujian untuk kemampuannya yang stabil dan responsif. DJI Air 3, bagaimanapun, menghadirkan peningkatan dalam performa dengan sistem pengendalian yang lebih canggih dan sensor yang lebih akurat. Ini berarti bahwa drone ini lebih mudah dikendalikan dan mampu memberikan penerbangan yang lebih halus bahkan dalam kondisi angin yang bervariasi.

Kamera dan Kualitas Gambar

Salah satu fitur paling menonjol dari kedua drone ini adalah kemampuan kamera mereka. DJI Air 2 telah dikenal dengan kamera berkualitas tinggi yang mampu merekam video hingga resolusi 4K dan mengambil foto dengan detail yang tajam. Namun, DJI Air 3 mengambil langkah lebih maju dengan sensor kamera yang lebih besar dan kemampuan perekaman video 6K. Ini memberikan detail yang lebih baik dan rentang dinamis yang lebih lebar dalam hasil foto dan video.

Baterai dan Daya Tahan

Ketahanan baterai adalah faktor kunci dalam pengalaman terbang dengan drone. DJI Air 2 sudah memiliki daya tahan baterai yang layak, tetapi DJI Air 3 mengoptimalkan konsumsi daya dan memperpanjang masa terbangnya. Drone ini juga dilengkapi dengan baterai yang lebih besar, memungkinkan sesi penerbangan yang lebih panjang dan lebih memuaskan.

Fitur-fitur Canggih

DJI Air 3 menghadirkan fitur-fitur baru yang mengesankan yang tidak ditemukan pada DJI Air 2. Salah satu fitur ini adalah teknologi penghindaran hambatan yang lebih canggih, memungkinkan drone untuk menghindari rintangan secara lebih akurat. Selain itu, DJI Air 3 juga memiliki mode penerbangan yang lebih canggih dan pemrosesan citra yang lebih cepat, memberikan pengalaman terbang yang lebih aman dan lebih imersif.

Harga

Dalam hal harga, DJI Air 3 cenderung memiliki harga yang sedikit lebih tinggi dibandingkan DJI Air 2, mengingat peningkatan fitur dan performa yang ditawarkan. Namun, penting untuk mempertimbangkan nilai tambah yang diberikan oleh fitur-fitur baru ini dan sejauh mana itu sesuai dengan anggaran dan kebutuhan Anda.

Kesimpulan

DJI terus berinovasi dalam industri drone, dan DJI Air 3 adalah contoh nyata dari evolusi ini. Meskipun DJI Air 2 tetap menjadi pilihan yang solid dengan kualitas penerbangan dan kamera yang baik, DJI Air 3 membawa peningkatan signifikan dalam performa, kualitas gambar, daya tahan baterai, dan fitur-fitur canggih. Keputusan antara keduanya harus didasarkan pada prioritas Anda dalam hal fitur dan anggaran.

Dalam dunia drone yang terus berkembang, perbandingan ini diharapkan dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih bijaksana saat memilih drone yang sesuai dengan kebutuhan penerbangan dan kreativitas Anda.

Kira-kira dari perbandingan diatas, mana sih yang lebih menarik antara DJI Air 2 atau DJI Air 3?

Apabila kamu ingin mendukung WIA Journal dengan membeli produk yang kami bahas, klik tautan berikut ini :

DJI Air 2 : wia.id/d/brand/dji-store-indonesia/air/air-2-1?entity_id=1154

DJI Air 3 : wia.id/d/brand/dji-store-indonesia/air/air-3?entity_id=1681

Categories
Content Creation Gear On Paper Comparison

On Paper Comparison : DJI Osmo Action 3 VS Osmo Action 4

Dalam industri kamera aksi yang terus berkembang, DJI telah menjadi salah satu pemimpin dalam inovasi teknologi dengan lini produk Osmo Action yang populer. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi perbandingan mendalam antara dua produk terbaru mereka: DJI Osmo Action 3 dan DJI Osmo Action 4. Dari desain hingga kualitas gambar, baterai, dan harga, mari kita telaah setiap aspek penting dari keduanya.

CategoryOsmo Action 3Osmo Action 4
Dimensions (L×W×H)70.5×44.2×32.8 mm70.5×44.2×32.8 mm
Waterproof16 m without Waterproof Case, 60 m with Waterproof Case18 m (without case), 60 m (with case)
Number of Microphones33
Weight145 g145 g
Connection TypeQuick-Release DesignQuick-Release Design
Front ScreenLCD Full-Color Touchscreen

1.4 inches 326 ppi 320×320

750±50 cd/m²
LCD Full-Color Touchscreen

1.4 inches 323 ppi 320×320

750±50 cd/m²
Back ScreenLCD Full-Color Touchscreen

2.25 inches 326 ppi 360×640

750±50 cd/m²
LCD Full-Color Touchscreen

2.25 inches 326 ppi 360×640

750±50 cd/m²
Sensor1/1.7″ CMOS

Effective Pixels: 12 MP
1/1.3″ CMOS
LensFOV: 155°

Aperture: f/2.8
FOV: 155°

Aperture: f/2.8
ISO RangePhoto: 100-12800
Video: 100-12800
Photo: 100-12800
Video: 100-12800
Max Photo Resolution4000×2250 (16:9)
4000×3000 (4:3)
4000×2256 (16:9)
3648×2736 (4:3)
Video4K (4:3):
4096×3072@24/25/30/48/50/60fps
4K (16:9):
3840×2160@100/120fps
4K (16:9):
3840×2160@24/25/30/48/50/60fps
2.7K (4:3):
2688×2016@24/25/30/48/50/60fps
2.7K (16:9):
2688×1512@100/120fps
2.7K (16:9):
2688×1512@24/25/30/48/50/60fps
1080p (16:9):
1920×1080@100/120/200/240fps
1080p (16:9):
1920×1080@24/25/30/48/50/60fps
4K (4:3): 3840×2880@24/25/30/48/50/60fps
4K (16:9): 3840×2160@100/120fps
4K (16:9): 3840×2160@24/25/30/48/50/60fps
2.7K (4:3): 2688×2016@24/25/30/48/50/60fps
2.7K (16:9): 2688×1512@100/120fps
2.7K (16:9): 2688×1512@24/25/30/48/50/60fps
1080p (16:9): 1920×1080@100/120/200/240fps
1080p (16:9): 1920×1080@24/25/30/48/50/60fps
Slow Motion4K: 4x (120fps)
2.7K: 4x (120fps)
1080p: 8x (240fps), 4x (120fps)
4K: 4x (120fps)
2.7K: 4x (120fps)
1080p: 8x (240fps), 4x (120fps)
StabilizationEIS:
RockSteady 3.0
RockSteady+
HorizonBalancing
HorizonSteady
EIS:
RockSteady 3.0
RockSteady 3.0+
HorizonBalancing
HorizonSteady
Supported SD CardsexFATexFAT
Battery Capacity1770 mAh1770 mAh

Desain dan Tampilan

Ketika membahas desain, DJI Osmo Action 3 dan Osmo Action 4 memiliki elemen yang serupa dengan pendahulunya, tetapi juga membawa perbaikan yang signifikan. Kedua model ini memiliki bodi yang kokoh dan tahan air, serta layar sentuh di bagian belakang untuk mengoperasikan kamera dengan mudah. Namun, DJI Osmo Action 4 menghadirkan pembaruan desain yang lebih ramping dan ergonomis, membuatnya lebih nyaman di tangan pengguna.

Kualitas Gambar dan Performa

Dalam hal kualitas gambar, DJI terus berusaha untuk meningkatkan performa kamera mereka. DJI Osmo Action 3 memiliki sensor yang canggih dan teknologi pengurangan noise yang ditingkatkan, menghasilkan gambar dan video yang tajam dan jernih bahkan dalam kondisi cahaya rendah. Namun, DJI Osmo Action 4 mengambil langkah lebih jauh dengan penggunaan sensor yang lebih besar dan teknologi HDR yang ditingkatkan, memberikan rentang dinamis yang lebih lebar dan warna yang lebih akurat.

Kemampuan Perekaman Video

Kedua kamera ini mampu merekam video hingga resolusi 4K dengan stabilisasi gambar yang impresif. DJI Osmo Action 4, bagaimanapun, menghadirkan peningkatan dalam mode perekaman dengan dukungan resolusi 8K, memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengeditan dan zoom tanpa kehilangan detail.

Baterai dan Daya Tahan

Ketahanan baterai adalah salah satu faktor penting dalam kamera aksi, terutama saat digunakan untuk merekam aktivitas luar ruangan. DJI Osmo Action 3 memiliki daya tahan baterai yang baik, tetapi DJI Osmo Action 4 mengoptimalkan konsumsi daya dengan lebih baik, memberikan daya tahan yang lebih panjang. Ini sangat bermanfaat ketika pengguna berada jauh dari sumber daya listrik.

Fitur Tambahan dan Konnektivitas

DJI Osmo Action 4 hadir dengan beragam fitur tambahan yang tidak ada pada model sebelumnya, termasuk konektivitas nirkabel yang lebih cepat, dukungan pengendalian suara yang lebih canggih, dan mode perekaman khusus yang lebih kreatif. Ini menjadikan Osmo Action 4 sebagai pilihan menarik bagi para pengguna yang menginginkan lebih banyak opsi dalam perekaman.

Harga

Tentu saja, faktor harga selalu menjadi pertimbangan utama dalam memilih produk. DJI Osmo Action 4 cenderung memiliki harga yang sedikit lebih tinggi dibandingkan Osmo Action 3, mengingat peningkatan teknologi dan fitur yang ditawarkan. Namun, perbedaan harga ini harus dinilai berdasarkan nilai tambah yang diberikan oleh fitur-fitur baru.

Kesimpulan

Kesimpulannya, DJI Osmo Action 4 adalah langkah maju yang signifikan dari Osmo Action 3 dalam hal inovasi dan performa. Meskipun Osmo Action 3 masih merupakan pilihan yang baik bagi kamu yang mencari kamera aksi dengan kualitas gambar yang solid, Osmo Action 4 menawarkan kualitas gambar yang lebih baik, fitur tambahan yang menarik, dan daya tahan baterai yang lebih lama. Pilihan antara keduanya harus didasarkan pada kebutuhan pribadi dan budget kamu, tetapi Osmo Action 4 pasti menarik bagi mereka yang menginginkan yang terbaik dalam hal teknologi kamera aksi.

Sebagai konsumen, kita beruntung bisa menyaksikan evolusi terus-menerus dalam teknologi kamera aksi, dan perbandingan ini diharapkan dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik dalam memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kira-kira dari perbandingan diatas, mana sih yang lebih menarik antara DJI Osmo Action 3 atau DJI Osmo Action 4?

Apabila kamu ingin mendukung WIA Journal dengan membeli produk yang kami bahas, klik tautan berikut ini :

DJI Osmo Action 3 : wia.id/d/brand/dji-store-indonesia/osmo-series-harga-spesifikasi/osmo-action/action-3?entity_id=1578

DJI Osmo Action 4 : wia.id/d/brand/dji-store-indonesia/osmo-series-harga-spesifikasi/osmo-action/action-4?entity_id=1685

Categories
Content Creation Gear On Paper Comparison

On Paper Comparison : DJI Mavic 3 Classic VS DJI Mavic 3

Teknologi drone semakin berkembang dan semakin banyak digunakan dalam berbagai industri dan kegiatan pribadi. DJI, salah satu produsen drone terkemuka di dunia, baru-baru ini mengumumkan peluncuran dua produk baru mereka, yaitu DJI Mavic 3 Classic dan DJI Mavic 3. Kedua drone ini menawarkan berbagai fitur yang menarik dan canggih, namun apa perbedaan antara keduanya?

Dalam artikel ini, kita akan membahas perbandingan dari kedua drone ini secara detail berdasarkan spesifikasi yang tertera di atas kertas (on paper comparison).

Desain dan Dimensi

Kedua drone ini memiliki desain yang serupa, namun DJI Mavic 3 Classic sedikit lebih besar dan berat dari DJI Mavic 3. DJI Mavic 3 Classic memiliki dimensi 348 x 317 x 147 mm dengan berat 2,2 kg, sedangkan DJI Mavic 3 memiliki dimensi 341 x 348 x 81 mm dengan berat 1,8 kg.

Kamera

Kamera pada kedua drone ini memiliki kemampuan yang hampir sama, yaitu bisa merekam video dengan resolusi 5,3K pada 60fps dan 4K pada 120fps. Namun DJI Mavic 3 Classic memiliki sensor kamera yang lebih besar, yaitu 1,2 inci dibandingkan dengan sensor 1 inci pada DJI Mavic 3. Hal ini memungkinkan DJI Mavic 3 Classic menghasilkan gambar yang lebih jernih dan detil.

Fitur

Kedua drone ini memiliki fitur-fitur yang menarik dan canggih, seperti ActiveTrack 5.0, Spotlight 3.0, Point of Interest 3.0, dan lain sebagainya. Namun DJI Mavic 3 Classic memiliki beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki oleh DJI Mavic 3, seperti HDR Video, Hyperlapse, dan OcuSync Enterprise.

Performa

Kedua drone ini memiliki performa yang hampir sama dengan waktu terbang yang bisa mencapai 46 menit dan kecepatan maksimal 72 km/jam. Namun DJI Mavic 3 Classic memiliki jangkauan kontrol yang lebih jauh, yaitu hingga 15 km, sedangkan DJI Mavic 3 hanya mencapai jangkauan kontrol maksimal 10 km.

Harga

Tentu saja, harga kedua drone ini menjadi hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih. DJI Mavic 3 Classic dijual dengan harga sekitar $4.999, sementara DJI Mavic 3 dijual dengan harga sekitar $3.499. Perbedaan harga yang cukup signifikan ini tentu saja harus dipertimbangkan dengan baik.

Kesimpulan

DJI Mavic 3 Classic dan DJI Mavic 3 keduanya merupakan produk drone yang canggih dan menarik dengan fitur-fitur yang hampir sama. Namun DJI Mavic 3 Classic menawarkan beberapa fitur tambahan dan sensor kamera yang lebih besar, namun dengan harga yang lebih tinggi. Jadi, jika Anda membutuhkan fitur tambahan seperti HDR Video dan Hyperlapse serta sensor

Kira-kira dari perbandingan diatas, yang mana nih yang lebih menarik antara DJI Mavic 3 atau DJI Mavic 3 Classic?

Apabila kamu ingin mendukung WIA Journal dengan membeli produk yang kami bahas, klik tautan berikut ini :

DJI Mavic 3 Catalog : https://wia.id/d/brand/dji-store-indonesia/mavic-series-harga-spesifikasi/mavic-3?entity_id=1159

DJI Mavic 3 Classic Catalog : https://wia.id/d/brand/dji-store-indonesia/mavic-series-harga-spesifikasi/mavic-3/mavic-3-classic?entity_id=1661

Categories
Content Creation Gear On Paper Comparison

2 Brand Drone Kelas Dunia : DJI VS Autel

Photo By AutelPilot

Perkembangan teknologi drone saat ini semakin pesat. Banyak brand drone bermunculan dan bersaing untuk memenuhi kebutuhan para pengguna drone. Salah satunya adalah brand DJI yang sudah cukup terkenal di kalangan pengguna drone. Namun, masih ada brand drone lain yang belum terlalu dikenal oleh masyarakat, terutama di Indonesia. Salah satunya adalah Autel Robotics.

Dalam hal kualitas dan keunggulan produk drone, Autel tidak kalah saing dengan DJI. Bahkan, drone buatan Autel, yaitu Autel Evo II, mendapatkan sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA) sebagai drone yang aman dan dapat dipakai secara legal. Berikut ini adalah perbandingan antara brand DJI dan Autel yang bisa menjadi pertimbangan bagi para pengguna drone.

Photo By AutelPilott

1. Kualitas kamera

Kualitas kamera DJI dikenal sangat baik dan mampu menghasilkan gambar dan video yang tajam dan detail. Namun, kualitas kamera Autel tidak kalah bagusnya dengan DJI. Autel Evo II, misalnya, dilengkapi dengan kamera 8K dan 48 megapiksel yang mampu menghasilkan gambar yang tajam dan detail. Bahkan, drone buatan Autel ini dilengkapi dengan tiga kamera yang dapat dipertukarkan, yaitu kamera 8K, kamera termal, dan kamera zoom.

2. Kecepatan dan jangkauan kontrol

Kecepatan dan jangkauan kontrol adalah hal penting yang harus diperhatikan ketika memilih drone. DJI Mavic 2 misalnya, memiliki kecepatan maksimum 44,7 mph dan jangkauan kontrol sejauh 11,4 mil. Sementara itu, Autel Evo II V2 memiliki kecepatan maksimum 45 mph dan jangkauan kontrol sejauh 9 km. Sedangkan Autel Evo II V3 memiliki kecepatan maksimum 70 mph dan jangkauan kontrol sejauh 9 km.

Photo By FlyPath

3. Fitur keamanan

Dalam hal fitur keamanan, Autel Evo II dilengkapi dengan sensor penghindar tabrakan yang canggih dan teknologi Vision Sensor yang memungkinkan drone untuk mendarat secara otomatis jika kehabisan baterai atau kehilangan sinyal. Sementara itu, DJI dilengkapi dengan fitur ActiveTrack yang dapat mendeteksi objek dan mengikuti objek secara otomatis.

Meskipun brand Autel belum terlalu dikenal di Indonesia, namun kualitas produk yang mereka hasilkan patut diperhitungkan. Dalam memilih drone, pastikan untuk mempertimbangkan kebutuhan dan budget anda. DJI mungkin masih menjadi pilihan utama di kalangan masyarakat, tetapi Autel bisa menjadi alternatif yang tidak kalah bagusnya.

Kira-kira dari perbandingan diatas, yang mana nih yang lebih menarik antara merk DJI atau Autel?

Categories
Content Creation Gear On Paper Comparison

On Paper Comparison : DJI Googles 1 VS DJI Googles 2

Dalam industri drone, DJI telah menjadi merek yang sangat terkenal dan diakui luas oleh para pengguna drone profesional maupun hobi. Selain drone, DJI juga merilis produk lainnya seperti gimbal dan goggles untuk mengontrol drone. Dalam artikel ini, kita akan membandingkan dua produk goggles DJI, yaitu DJI Googles 1 dan DJI Googles 2.

Fitur dan Desain

Secara tampilan, kedua goggles ini memiliki desain yang sama-sama futuristik dan modern. Namun, DJI Googles 2 sedikit lebih ramping dan ringan daripada DJI Googles 1. DJI Googles 1 memiliki dimensi 195 x 155 x 110 mm dan berat sekitar 595 gram, sedangkan DJI Googles 2 memiliki dimensi 184 x 122 x 110 mm dan berat sekitar 420 gram.

Salah satu fitur baru dari DJI Googles 2 adalah mode operasi ganda, yang memungkinkan dua pengguna untuk mengontrol drone dengan satu set goggles. Mode ini sangat berguna dalam kegiatan kompetisi drone dan pengambilan gambar.

Kualitas Video

DJI Googles 1 memiliki resolusi layar sebesar 1920 x 1080 piksel dengan refresh rate 60fps dan lapangan pandang (field of view) sebesar 85 derajat. Sedangkan DJI Googles 2 memiliki resolusi layar sebesar 1440 x 810 piksel dengan refresh rate 144fps dan lapangan pandang sebesar 93 derajat. Walaupun resolusi layar DJI Googles 2 lebih rendah daripada DJI Googles 1, namun refresh rate dan lapangan pandang yang lebih tinggi membuat penggunaan goggles menjadi lebih nyaman.

DJI Googles 2 juga dilengkapi dengan teknologi OcuSync 3.0 yang meningkatkan kualitas transmisi video secara signifikan. OcuSync 3.0 memungkinkan pengguna untuk mendapatkan transmisi video dengan jarak hingga 10 kilometer dan resolusi 1080p.

Kenyamanan Penggunaan

Dalam hal kenyamanan penggunaan, DJI Googles 2 memiliki padding busa yang lebih tebal dan empuk, sehingga lebih nyaman dipakai dalam waktu yang lama. Selain itu, DJI Googles 2 juga dilengkapi dengan adjustable headband yang membuat goggles dapat disesuaikan dengan ukuran kepala pengguna.

Kedua goggles ini juga memiliki fitur Focus Mode, yang memungkinkan pengguna untuk beralih dari layar goggles ke pandangan langsung dengan cepat. Fitur ini sangat berguna saat pengguna perlu menyesuaikan ketinggian atau posisi drone.

Harga

DJI Googles 1 diluncurkan pada tahun 2017 dengan harga sekitar $499, sedangkan DJI Googles 2 diluncurkan pada tahun 2020 dengan harga sekitar $599. Harga DJI Googles 2 lebih mahal dibanding

Kesimpulan

Berdasarkan hasil perbandingan antara DJI Goggles 1 dan DJI Goggles 2, dapat disimpulkan bahwa DJI Goggles 2 memiliki peningkatan yang signifikan dalam segi kinerja, kualitas gambar, dan fitur tambahan yang ditawarkan. DJI Goggles 2 juga lebih nyaman digunakan untuk waktu yang lebih lama karena adanya perubahan pada desain dan bahan bantalan.

Namun, DJI Goggles 1 masih memiliki keunggulan dalam segi harga yang lebih terjangkau dan bentuk yang lebih kompak. DJI Goggles 1 juga masih dapat memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pengguna yang ingin mencoba teknologi FPV drone, namun tidak ingin mengeluarkan biaya yang terlalu mahal.

Dalam hal penggunaan profesional, DJI Goggles 2 jelas menjadi pilihan yang lebih tepat karena kualitas gambar yang lebih baik, kemampuan terhubung dengan banyak drone, serta adanya fitur tambahan seperti fitur OcuSync dan Head Tracking yang memberikan kontrol yang lebih mudah dan intuitif bagi pengguna.

Dalam keseluruhan, DJI Goggles 2 adalah produk yang lebih canggih dan memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan DJI Goggles 1. Namun, keputusan untuk membeli produk mana yang lebih sesuai tergantung pada kebutuhan dan anggaran masing-masing pengguna.

Kira-kira dari perbandingan diatas, yang mana nih yang lebih menarik antara DJI Googles 1 atau DJI Googles 2?

Apabila kamu ingin mendukung WIA Journal dengan membeli produk yang kami bahas, klik tautan berikut ini :

DJI Googles Catalog :

wia.id/d/product/dji-goggles-2?entity_id=9102

Categories
Content Creation Gear On Paper Comparison

On Paper Comparison: Insta360 Go 2 VS Insta360 Go 3

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi kamera 360 derajat semakin pesat. Insta360, salah satu perusahaan terkemuka dalam bidang ini, telah meluncurkan beberapa produk yang sangat populer. Dua produk terbaru yang menjadi perbincangan adalah Insta360 Go 2 dan Insta360 Go 3. Kedua kamera ini menawarkan fitur-fitur canggih dalam desain yang kecil dan ringkas. Dalam artikel ini, kita akan melihat perbandingan keduanya secara rinci.

CategoryInsta360 Go 2Insta360 Go 3
Max. Resolution1440p2.7K
Touchscreen2.2” Flip Touchscreen
Run Time (1080p@30fps)GO 2: 30 mins
GO 2 + Charge Case: 150 mins
GO 3: 45 mins
GO 3 + Action Pod: 170 mins
Battery CapacityGO 2: 210mAh
Charge Case: 1100mAh
GO 3: 310mAh
Action Pod: 1270mAh
Remote PreviewWiFi Preview with PhoneAction Pod Preview and WiFi Preview with Phone
Max. Clip LengthPro Video: 10 mins
Video: 15 mins
FPV Mode: 30 min
No limits – record as long as you want
Voice Control
No. of Microphones12
Quick Menu Button
Waterproofing4m (13ft)
Charge Case: No
5m (16ft)
Action Pod: IPX4 water resistant
Video ModesVideo
Pro Video
HDR
Timelapse
TimeShift
Slow Motion
Video
FreeFrame
Timelapse
TimeShift
Slow Motion
Pre-recording
Loop Recording
Timed Capture
Storage32GB, 64GB32GB, 64GB, 128GB
WeightGO 2: 26.5g
Charge Case: 63.5g
GO 3: 35.5g
Action Pod: 96.3g

Desain dan Portabilitas

Keduanya memiliki desain yang sangat kecil dan ringkas, memungkinkan pengguna untuk membawanya dengan mudah. Namun, Insta360 Go 3 sedikit lebih kecil dari pendahulunya, Go 2. Ini membuat Go 3 menjadi pilihan yang lebih nyaman dan diskret untuk dipakai sehari-hari. Desain yang ringkas juga memudahkan penggunaan kamera ini untuk kegiatan seperti olahraga ekstrem atau perjalanan.

Kualitas Foto & Video

Insta360 Go 2 memiliki kemampuan merekam video hingga resolusi 1440p, sementara Insta360 Go 3 meningkatkan kemampuan ini hingga 2560p. Dengan peningkatan resolusi, pengguna dapat menikmati pengalaman menonton yang lebih jelas dan tajam dengan Go 3. Keduanya juga dilengkapi dengan teknologi stabilisasi gambar FlowState yang membuat video tetap stabil dan bebas goyangan.

Kedua kamera ini memiliki kemampuan untuk mengambil foto berkualitas tinggi. Insta360 Go 2 menawarkan resolusi foto hingga 16 megapiksel, sedangkan Insta360 Go 3 meningkatkan kemampuan ini menjadi 20 megapiksel. Peningkatan resolusi pada Go 3 memberikan detail yang lebih baik dan warna yang lebih akurat dalam foto.

Smart Features

Insta360 Go 2 dilengkapi dengan berbagai fitur pintar, termasuk mode pengenalan wajah dan AI editing yang memudahkan pengguna untuk membuat video yang menarik dengan cepat. Insta360 Go 3, di sisi lain, hadir dengan beberapa fitur baru seperti Night Shoot, yang memungkinkan pengguna untuk mengambil foto dan video berkualitas tinggi dalam kondisi pencahayaan yang rendah.

Baterai dan Penyimpanan

Insta360 Go 2 memiliki daya tahan baterai sekitar 30 menit, sementara Insta360 Go 3 memiliki daya tahan baterai yang ditingkatkan menjadi sekitar 40 menit. Keduanya dilengkapi dengan kasus pengisian daya yang juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan. Go 2 memiliki kapasitas penyimpanan internal 32 dan GB, sedangkan Go 3 memiliki 3 opsi kapasitasnya menjadi 32, 64, 128GB.

Harga

Harga kedua kamera ini juga memainkan peran penting dalam memilih produk yang tepat. Insta360 Go 2 dijual dengan harga sekitar Rp4.899.000, sementara Insta360 Go 3 dijual dengan harga sekitar Rp6.099.000. Harga Go 3 sedikit lebih tinggi, namun fitur-fitur tambahan yang ditawarkan dapat menjadi alasan untuk pertimbangan yang serius.

Dalam perbandingan Insta360 Go 2 dan Insta360 Go 3 ini, pilihan tergantung pada kebutuhan dan preferensi pribadi pengguna. Keduanya merupakan kamera 360 derajat yang sangat baik dengan fitur-fitur canggih dan desain yang praktis. Apapun pilihan Anda, Insta360 menawarkan kualitas yang luar biasa dalam kemasan yang kecil dan ringkas.

Kira-kira dari perbandingan diatas, mana sih yang lebih menarik antara Insta360 Go 2 atau Insta360 Go 3?

Apabila kamu ingin mendukung WIA Journal dengan membeli produk yang kami bahas, klik tautan berikut ini :

Insta360 Go 2 : wia.id/d/brand/insta360-indonesia/go-2?entity_id=1624

Insta360 Go 3 : wia.id/d/brand/insta360-indonesia/go-3?entity_id=1664

Categories
Content Creation Gear On Paper Comparison

On Paper Comparison : Insta360 GO 2 VS Insta360 One R

Insta360 GO 2 dan Insta360 One R adalah kamera aksi dari Insta360 yang dirilis pada tahun 2021. Keduanya memiliki fitur unggulan yang mampu memuaskan para pengguna yang menginginkan kamera aksi berkualitas. Namun, apa perbedaan antara kedua kamera ini? Mari kita bahas dalam artikel ini.

Desain dan Portabilitas

Insta360 GO 2 adalah kamera aksi terkecil dan teringan yang pernah dibuat oleh Insta360, dengan berat hanya 26,5 gram. Kamera ini sangat ringkas dan dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam kantong, bahkan dapat disimpan di saku celana. Insta360 One R memiliki desain yang lebih besar dan lebih berat daripada GO 2, dengan bobot sekitar 130 gram. Namun, desainnya yang modular memungkinkan pengguna untuk mengganti lensa dan mengubah mode kamera.

Kualitas Video dan Foto

Insta360 GO 2 dan Insta360 One R keduanya mampu merekam video hingga 4K. Namun, Insta360 One R memiliki sensor gambar yang lebih besar dan mampu merekam video dengan bitrate yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan gambar yang lebih tajam dan jelas. Insta360 GO 2 memiliki sensor gambar yang lebih kecil, namun memiliki stabilisasi gambar yang lebih baik dan mampu merekam video dengan frame rate yang lebih tinggi.

Fitur Khusus

Insta360 GO 2 memiliki fitur “FlowState” yang memungkinkan pengguna untuk merekam video dengan stabilisasi gambar yang sangat baik, bahkan saat sedang bergerak. Kamera ini juga dilengkapi dengan mode slow-motion, hyperlapse, dan night-lapse yang memungkinkan pengguna untuk merekam video dengan hasil yang menakjubkan. Insta360 One R dilengkapi dengan fitur “Modular” yang memungkinkan pengguna untuk mengganti lensa dan mengubah mode kamera sesuai dengan kebutuhan.

Baterai

Insta360 GO 2 memiliki daya tahan baterai yang lebih pendek daripada Insta360 One R, dengan kapasitas baterai sekitar 30 menit. Sementara itu, Insta360 One R memiliki daya tahan baterai yang lebih lama, dengan kapasitas baterai hingga 70 menit.

Kesimpulan

Insta360 GO 2 dan Insta360 One R keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. GO 2 memiliki desain yang sangat ringkas dan mudah digunakan, namun memiliki daya tahan baterai yang lebih pendek. Sementara itu, Insta360 One R memiliki fitur modular yang memungkinkan pengguna untuk mengganti lensa dan mengubah mode kamera sesuai dengan kebutuhan, namun memiliki desain yang lebih besar dan lebih berat. Bagi pengguna yang mengutamakan portabilitas dan kemudahan penggunaan, Insta360 GO 2 adalah pilihan yang tepat. Namun, bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas dan kualitas gambar yang lebih baik akan lebih baik memilih Insta360 One R. Selain itu juga harga bisa menjadi pertimbangan antara keduanya karena memiliki selisih harga yang cukup jauh. Rp8.749.000 untuk Insta360 One R dan Rp4.999.000 untuk Insta360 GO 2

Kira-kira dari perbandingan diatas, yang mana nih yang lebih menarik antara Insta360 GO 2 VS Insta360 One R?

Apabila kamu ingin mendukung WIA Journal dengan membeli produk yang kami bahas, klik tautan berikut ini :

Insta360 GO 2 Catalog : wia.id/d/product/insta360-go-2-white?entity_id=6182

Insta360 One R Catalog : wia.id/d/product/insta360-one-rs-twin-edition-black-red?entity_id=8347

Categories
Content Creation Gear On Paper Comparison

On Paper Comparison : DJI Inspire 2 VS DJI Phantom 4 Pro

Drone kini menjadi salah satu alat yang sangat penting dalam bidang fotografi dan videografi, khususnya di industri perfilman. DJI, sebagai salah satu produsen drone terbesar dan terkemuka, selalu menghadirkan produk-produk unggul dan terbaru. Dalam artikel ini, kami akan membahas perbandingan DJI Inspire 2 dengan DJI Phantom 4 Pro.

CategoryDJI Inspire 2DJI Phantom 4 Pro
Release DateNovember, 2016November, 2016
PriceRp47.999.000Rp25.749.000
Weight7.58 lbs (3440 g, including propellers and two batteries, without gimbal and camera)1388 g
Max Horizontal SpeedMax Ascent Speed :
P-mode/A-mode: 16.4 ft/s (5 m/s)
S-mode: 19.7 ft/s (6 m/s)

Max Descent Speed :
Vertical: 13.1 ft/s (4 m/s)
Tilt: 13.1-29.5 ft/s (4-9 m/s)
S-mode: 45 mph (72 kph)
A-mode: 36 mph (58 kph)
P-mode: 31 mph (50 kph)
Max Service Ceiling Above Sea Level1.55 mi (2500 m)
3.1 mi (5000 m with specially-designed propeller)
19685 feet (6000 m)
Max Flight TimeApprox. 27min (with Zenmuse X4S)
Approx. 23min (with Zenmuse X7)
(Hovering at sea level with no wind.)

Approx. 30 minutes
Global Navigation Satellite SystemGPS + Galileo + BeiDouGPS/GLONASS
Propeller ModelDJI 1550T
Operating Temperature-4° to 104° F (-20° to 40° C)32° to 104°F (0° to 40°C)
Travel Mode DimensionsL:42.7cm x H:31.7cm x W:42.5cm without propellers (landing mode).
Sensor & Max Resolution640 x 480px.1’’ CMOS
Effective pixels: 20M
Supported Lenses
FOV 84° 8.8 mm/24 mm (35 mm format equivalent) f/2.8 – f/11 auto focus at 1 m – ∞
Photo FormatJPG
Video Format
Shutter SpeedMechanical Shutter Speed
8 – 1/2000 s
Electronic Shutter Speed
8 – 1/8000 s
ISO RangeVideo:
100 – 3200 (Auto)
100 – 6400 (Manual)

Photo:
100 – 3200 (Auto)
100- 12800 (Manual)
Video Transmission SystemThe new dual-band Lightbridge HD video transmission system has a maximum transmission distance of 7 km*.
The video feed from the FPV camera and main camera (1080p or 720p) can be viewed simultaneously through the
Picture in View feature. The dual-band system consists of 2.4GHz ISM and 5.8GHz ISM**, giving the Inspire 2 stronger
resistance against interference.
Max Transmission Distance2.4 GHz:
FCC: 4.3 miles (7 km);
CE: 2.2 miles (3.5 km);
SRRC: 2.5 miles (4 km);
MIC: 2.5 miles (4 km);
5.8 GHz:
FCC: 4.3 miles (7 km);
CE: 1.2 miles (2 km);
SRRC: 3.1 miles (5 km);
MIC: – ;
2.400 – 2.483 GHz (Unobstructed, free of interference)
FCC: 4.3 mi (7 km)
CE: 2.2 mi (3.5 km)
SRRC: 2.5 mi (4 km)
5.725 – 5.825 GHz (Unobstructed, free of interference)
FCC: 4.3 mi (7 km)
CE: 1.2 mi (2 km)
SRRC: 3.1 mi (5 km)
Battery Capacity4280 mAh6000 mAh LiPo 2S
Charging Time
Memory Card TypeMicro SD
Max Capacity: 128GB
Write speed ≥15MB/s, Class 10 or UHS-1 rating required
Remote Controller ModelGL6D10AGL300E
GL300F
DJI Inspire 3 specs tabel

Body dan Dimensi

DJI Inspire 2 memiliki body yang lebih besar dan berat dibandingkan dengan DJI Phantom 4 Pro. Inspire 2 memiliki dimensi 605 x 465 x 348mm dan berat 4,3 kg, sedangkan Phantom 4 Pro memiliki dimensi 350 x 350 x 210mm dan berat 1,4 kg. Inspire 2 juga dilengkapi dengan fitur self-heating battery dan dual battery system yang memungkinkan drone terbang hingga 27 menit, sedangkan Phantom 4 Pro mampu terbang selama 30 menit.

Kamera dan Stabilisasi

DJI Inspire 2 dilengkapi dengan kamera Zenmuse X5S yang memiliki sensor Micro Four Thirds 20.8 megapiksel dengan kemampuan merekam video 5,2K. Sementara itu, DJI Phantom 4 Pro memiliki kamera 1 inci 20 megapiksel dengan kemampuan merekam video 4K. Inspire 2 juga dilengkapi dengan sistem gimbal 3-axis yang lebih stabil dibandingkan dengan gimbal 3-axis Phantom 4 Pro.

Fitur dan Konektivitas

DJI Inspire 2 dilengkapi dengan fitur-fitur unggulan seperti Spotlight Pro, ActiveTrack, dan TapFly, serta dilengkapi dengan kemampuan dual operator. Sedangkan, DJI Phantom 4 Pro hanya memiliki fitur ActiveTrack dan TapFly. Inspire 2 juga mendukung konektivitas dual-band dengan kemampuan streaming video hingga 1080p, sedangkan Phantom 4 Pro hanya mendukung konektivitas single-band.

Kesimpulan

Kedua drone ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. DJI Inspire 2 memiliki kemampuan merekam video lebih baik dan stabil, dengan fitur-fitur canggih dan konektivitas yang lebih baik. Namun, ukuran dan beratnya yang besar membuatnya kurang praktis untuk digunakan dalam kegiatan fotografi dan videografi yang memerlukan mobilitas tinggi. Sementara itu, DJI Phantom 4 Pro lebih mudah digunakan dan lebih ringan, membuatnya ideal digunakan dalam kegiatan fotografi dan videografi yang memerlukan mobilitas tinggi. Namun, kemampuan merekam video dan stabilisasi kamera Phantom 4 Pro kalah dengan Inspire 2. Sehingga, kesimpulan dari perbandingan ini tergantung pada kebutuhan pengguna.

Apabila kamu ingin mendukung DS Journal dengan membeli produk yang kami bahas, klik tautan berikut ini :

DJI Inspire 2 :

DJI Phantom 4 Pro :

Categories
Content Creation Gear On Paper Comparison

Kamera untuk Diving, Olympus Tough TG-6 atau Gopro Hero 11?

Kamera aksi saat ini semakin populer, terutama bagi para penyelam dan pecinta olahraga air yang ingin merekam pengalaman mereka di bawah air. Dalam artikel ini, kita akan membandingkan dua kamera aksi populer untuk diving, yaitu Olympus Tough TG-6 dan GoPro Hero 11.

Spesifikasi Kamera

Olympus Tough TG-6 dilengkapi dengan sensor 12 megapiksel dan lensa wide-angle 25-100mm f/2.0-4.9, sedangkan GoPro Hero 11 dilengkapi dengan sensor 23.6 megapiksel dan lensa wide-angle 16-34mm f/2.8. Kedua kamera ini mampu merekam video 4K dengan stabilisasi gambar, meskipun GoPro Hero 11 juga dilengkapi dengan HyperSmooth 4.0, yang merupakan teknologi stabilisasi gambar terbaru dari GoPro.

Daya Tahan Baterai

Olympus Tough TG-6 memiliki daya tahan baterai yang cukup baik, mampu merekam hingga 340 foto atau 50 menit video dengan satu pengisian daya. Sementara itu, GoPro Hero 11 memiliki daya tahan baterai yang lebih baik lagi, dengan kemampuan merekam hingga 115 menit video dengan satu pengisian daya.

Body

Olympus Tough TG-6 memiliki desain yang kokoh dan tahan lama, dilengkapi dengan perlindungan dari air, debu, dan benturan. Kamera ini juga dilengkapi dengan berbagai mode fotografi, seperti mode mikroskop, mode underwater, dan mode HDR. Selain itu, Olympus Tough TG-6 juga dilengkapi dengan layar LCD 3 inci yang cukup besar dan dapat diperbesar.

GoPro Hero 11 memiliki desain yang lebih kecil dan ringkas, dengan kemampuan merekam video 5.3K dengan framerate hingga 60 fps. Kamera ini dilengkapi dengan perlindungan air hingga kedalaman 10 meter tanpa housing, dan hingga kedalaman 60 meter dengan housing khusus. GoPro Hero 11 juga dilengkapi dengan berbagai mode video, seperti mode slow-motion dan time-lapse.

Kesimpulan

Kedua kamera ini memiliki kelebihan masing-masing, tergantung pada kebutuhan pengguna. Jika Anda mencari kamera dengan berbagai mode fotografi dan desain yang tahan lama, maka Olympus Tough TG-6 bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain itu juga Olympus Tough TG-6 ini bisa dijadikan opsi bagi kamu yang memang membutuhkan kamera profesional karena kamera ini bisa dipasangkan dengan external flash lighting untuk kebutuhan profesional. Namun, jika Anda mencari kamera dengan kemampuan merekam video yang lebih baik dan desain yang jauh lebih ringkas, maka GoPro Hero 11 bisa menjadi pilihan yang tepat dengan tambahan pertimbangan, kamera ini juga memiliki banyak fungsi jika digunakan di darat. Dari harga sendiri, Gopro Hero 11 Black dibanderol dengan harga Rp6.799.000 dan juga Olympus Tough TG-6 dibanderol dengan harga Rp5.899.000.

Kira-kira dari perbandingan diatas, yang mana nih yang lebih menarik antara Olympus Tough TG-6 atau Gopro Hero 11?

Apabila kamu ingin mendukung DS Journal dengan membeli produk yang kami bahas, klik tautan berikut ini :

Gopro Hero 11 :