Categories
Active Lifestyle Tips/Ideas/Update Community Run

Kisah Inspiratif di Balik CEO Runners

Bekasi Marathon 2024

Di tengah hiruk-pikuk perkotaan Bekasi, terdapat sebuah komunitas yang tidak hanya menyatu dengan aspal panas dan gedung-gedung pencakar langit, tetapi juga dengan semangat kebersamaan dan dedikasi untuk hidup sehat. CEO Runners, sebuah komunitas lari yang didirikan pada tanggal 2 September 2014, memperlihatkan betapa kuatnya kekuatan olahraga untuk mempersatukan orang-orang dari berbagai latar belakang demi satu tujuan bersama: kesehatan dan kebersamaan.

Segala sesuatu memiliki awal, dan begitupun dengan CEO Runners. Bermula dari pertemuan beberapa individu yang memiliki minat yang sama terhadap gaya hidup sehat melalui berlari, komunitas ini lahir dari keinginan untuk tidak hanya meningkatkan kesehatan pribadi, tetapi juga untuk membagikan manfaat tersebut kepada masyarakat umum. Awalnya hanya terdiri dari sepuluh orang, CEO Runners telah berkembang dengan pesat hingga memiliki sekitar 300 anggota aktif.

Obex 2023

Pertumbuhan komunitas ini tidak lepas dari dedikasi dan semangat dari para senior dalam komunitas. Mereka adalah tokoh-tokoh seperti Babeh Rizwan, Om Ian, Ayah Miftah, Bang Derry, Bang Mamdu, Om Elang, Om Arfan, Tante Fitri, Tante Wulan, dan Om Wilson. Bersama-sama, mereka tidak hanya menjadi inspirasi bagi anggota-anggota baru, tetapi juga menjadi tonggak keberhasilan CEO Runners dalam mencapai berbagai pencapaian dan tujuan.

Long Run Bareng

Tentu saja, sukses CEO Runners tidak hanya ditandai dengan jumlah anggota yang terus bertambah, tetapi juga dengan beragam kegiatan yang mereka adakan. Komunitas ini tidak hanya fokus pada lari semata, tetapi juga pada kegiatan sosial dan event besar yang terbuka untuk publik. Dua event besar yang diadakan oleh CEO Runners adalah Bekasi Marathon dan OBEX (Outer Bekasi Xplorer) yaitu event perlombaan lari berpasangan untuk para trail runner, yang telah menjadi sorotan bagi para pecinta lari dan trail runner.

Bekasi Marathon 2024 (@bekasimarathon) sendiri baru saja selesai terlaksana pada 3 Maret 2024 lalu dengan jumlah peserta lebih dari 1800.

Independence Day

Selain itu, komunitas ini juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti donor darah, berbagi nasi, santunan, dan buka puasa bersama. Melalui kegiatan-kegiatan ini, CEO Runners bukan hanya sekadar komunitas olahraga, tetapi juga menjadi wadah bagi para anggotanya untuk berkontribusi pada masyarakat sekitar dan memberikan dampak positif bagi orang-orang yang membutuhkan.

Bagi-bagi ta’jil

Namun, di balik setiap event dan kegiatan yang diadakan, terdapat semangat yang lebih dalam: semangat untuk merawat satu sama lain dan membangun komunitas yang kuat. CEO Runners bukan hanya tempat untuk berlari, tetapi juga menjadi rumah bagi para anggotanya, tempat di mana mereka dapat merasa diterima dan didukung oleh sesama.

Untuk memastikan bahwa setiap anggota mendapatkan manfaat maksimal dari keanggotaannya, CEO Runners mengadakan latihan rutin empat kali dalam seminggu. Mulai dari Core and Strength Training (COST) hingga long run dengan jarak tempuh yang bervariasi, latihan-latihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan performa lari, tetapi juga untuk memperkuat tubuh secara keseluruhan.

Dengan lebih dari satu dekade perjalanan, CEO Runners telah membuktikan bahwa olahraga bukan hanya tentang fisik, tetapi juga tentang jiwa. Mereka telah menjadi contoh yang inspiratif bagi masyarakat Bekasi dan sekitarnya, memperlihatkan bahwa dengan semangat kebersamaan dan tekad yang kuat, kita semua dapat mencapai tujuan kesehatan dan kebersamaan yang sama-sama kita impikan.

Latihan bersama komunitas

Dari awal hingga kini, CEO Runners selalu terbuka untuk umum. CEO Runners memiliki satu tujuan yang kuat: kesehatan bersama. Setiap anggota dapat bergabung dengan latihan tanpa dikenakan biaya tambahan. Berlatih rutin empat kali seminggu, berikut adalah jadwal latihan CEO Runners:

  1. Pada hari Selasa, dari pukul 19.30 hingga 21.00, berkumpul di Playground Decathlon Bekasi. Latihan Core and Strength Training (COST) dilakukan untuk memperkuat otot yang diperlukan bagi seorang pelari.
  2. Pada hari Kamis, jam 19.30 hingga 21.00, berkumpul di Decathlon Bekasi. Easy run dengan jarak 5-7km di sekitar kawasan perumahan Sumarecon Bekasi.
  3. Sabtu pagi, mulai dari jam 06.00 hingga 09.00, berkumpul di Stadion Chandrabaga atau kawasan BCBD Bekasi. Latihan ABC drill dan fartlek/speed session akan memacu kemampuan lari.
  4. Minggu pagi, mulai dari jam 06.00 hingga 10.00, berkumpul di BCBD Bekasi untuk long run. Jarak tempuhnya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anggota, namun biasanya di atas 12 km.

Dengan jadwal latihan yang terstruktur dan terbuka untuk umum, CEO Runners berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada siapa pun yang ingin bergabung dalam mencapai tujuan kesehatan dan kebugaran.

Untuk mengenal lebih jauh CEO Runners dan terhubung dengan komunitas ini, kamu dapat mengunjungi akun Instagram mereka @ceorunners. Bersama-sama, mari kita berlari, berbagi, dan meraih impian kita menuju gaya hidup yang lebih sehat dan lebih bermakna.

Categories
Active Lifestyle Tips/Ideas/Update Community Run

SKOLARI : Komunitas Lari yang Menginspirasi

Olahraga lari telah lama menjadi pilihan populer di kalangan masyarakat, tak hanya karena manfaat fisiknya tetapi juga dampak positifnya terhadap kesehatan mental. Namun, di balik antusiasme ini, seringkali terjadi kecelakaan atau cedera saat mengikuti kompetisi lari. Berangkat dari kesadaran akan hal ini, pada awal tahun 2019, Skolari didirikan sebagai sebuah komunitas lari yang berkomitmen untuk tidak hanya memperkenalkan olahraga lari, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang teknik berlari yang benar dan aman.

Skolari, yang dikenal karena semangatnya dalam mengedukasi masyarakat, bermula dari kekhawatiran akan tingginya tingkat cedera pada peserta race lari di Indonesia. Founder Skolari, yang terdiri dari Riski Sinar Respati, Rinaldi Usman, Novi Eastiyanto, dan Andy Nurman, bersama-sama mencari solusi dengan mencari seorang pelatih yang berkualitas untuk memimpin latihan mereka.

Mereka menemukan jawaban dalam bentuk seorang pelatih yang berkompeten. Dengan semangat untuk berbagi pengetahuan tentang teknik berlari yang benar, pada Januari 2019, Skolari meluncurkan program kelas gratis mereka di Gelora Bung Karno. Dalam setiap sesi latihan, yang diadakan setiap Kamis malam dan Minggu pagi, Skolari berusaha memberikan pelayanan pelatihan secara gratis kepada masyarakat.

Meskipun pelatihan gratis, Skolari tetap memastikan bahwa pelatihan tersebut berkualitas. Mereka melibatkan pelatih-pelatih yang bersertifikasi untuk memimpin setiap sesi latihan. Saat ini, Skolari bangga memiliki tujuh pelatih yang berdedikasi yaitu Coach Andy Nurman, Coach Ali Tubaka, Coach Yusuf Aprian, Coach Yuli Yusmara, Coach Anwar, Coach Mae, dan Coach Rinaldi Usman.

Dukungan dan minat masyarakat terhadap Skolari terus tumbuh sejak berdirinya. Hingga bulan Februari 2024, Skolari telah menarik lebih dari 800 anggota aktif yang tergabung dalam grup WhatsApp dan memiliki lebih dari 14.500 pengikut di Instagram. Kehadiran mereka di media sosial, terutama di akun Instagram @skolari.id, menjadi saluran utama untuk mengumumkan detail-tempat dan waktu pelatihan.

Salah satu kegiatan utama Skolari yang paling diminati oleh anggotanya adalah “Skolari On Sunday” (SOS). Setiap Minggu pagi, mereka mengadakan long run dengan jarak antara 10 hingga 15 kilometer. Acara ini dimulai pukul 05.30 WIB di Area Parkir Bank Panin, dengan peserta mencapai sekitar 90 hingga 120 orang setiap minggunya. Kegiatan ini menawarkan variasi gerbong pace, mulai dari pace 09.30 hingga pace 05.30, sehingga setiap peserta dapat menyesuaikan kecepatan lari mereka.

Tidak hanya itu, setiap Kamis malam, Skolari juga menyelenggarakan latihan yang disediakan secara gratis kepada masyarakat. Menu latihan beragam, mulai dari Running Drill, Speed/Interval, hingga Strength dan Tes Kebugaran. Latihan diadakan di Plaza Barat GBK, dimulai pukul 18.30 WIB, dengan jumlah peserta rata-rata mencapai 80 hingga 200 orang setiap minggunya.

Untuk skolarist yang ingin memiliki target lebih dalam berlari juga tidak perlu khawatir, Skolari menyediakan program pelatihan berbayar dan eksklusif yang nantinya akan dilatih oleh pelatih-pelatih dari Skolari. Akan ada beraneka macam paket dengan jadwal yang bisa dipilih oleh peserta program menyesuaikan dengan target yang ingin dicapai.

Selain itu, Skolari juga dapat berkolaborasi dengan event race / fun run mulai dari Race Director, Pacer, Sweeper, Coordinator, Mapping Route dan Dokumentasi. Sehingga tak hanya program dan pelatihan saja namun Skolari juga bisa turut menjadi bagian baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan lari.

Dengan semangat untuk terus mengedukasi dan menginspirasi masyarakat Indonesia melalui olahraga lari, Skolari terus berkomitmen untuk menyediakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi para pelari dari segala tingkatan. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi komunitas lari yang dinamis tetapi juga menjadi agen perubahan positif dalam mendorong gaya hidup sehat di tengah-tengah masyarakat.

Categories
Active Lifestyle Tips/Ideas/Update Community Run

Meet TNGRunners: Pengalaman Berlari Bersama Komunitas

Di tengah hiruk pikuk kota Tangerang, sebuah semangat bersama berkumpul dan mengalir dalam setiap langkah. Itulah TNGRunners, sebuah komunitas yang tak hanya tentang lari, tetapi tentang persaudaraan, tantangan, dan pencarian akan kebersamaan.

Pada tanggal 1 Agustus 2017, TNGRunners lahir dari sebuah gagasan sederhana. Diprakarsai oleh Mas Fajar Priyadi, Yangultom, dan sejumlah individu lainnya, komunitas ini muncul dari pertemuan rutin di Alun-Alun Kota Tangerang. Tanpa terasa, setiap langkah bersama pagi dan sore hari itu menjadi titik awal untuk sesuatu yang lebih besar: sebuah kelompok yang menyatukan orang-orang dengan cinta mereka akan lari.

Nama “TNGRunners” sendiri bukan sekadar penanda, melainkan cerminan dari asal muasal dan identitas yang dijunjung tinggi. “TNG” adalah singkatan dari kota yang menjadi pangkalan mereka, Tangerang. Dan “Runners” adalah identitas yang merepresentasikan semangat dan tekad bersama dalam setiap larian.

Tiada hari tanpa tantangan bagi TNGRunners. Mereka bukan hanya sekadar berkumpul untuk rutinitas lari, tetapi juga aktif dalam berbagai event lari, baik di dalam negeri maupun internasional. Tokyo Marathon, KL Marathon, Singapore Marathon, hanya beberapa dari sejumlah pencapaian luar biasa yang berhasil dicapai oleh para anggota TNGRunners.

Tapi komunitas ini tidak hanya tentang prestasi. Mereka juga merayakan semangat persatuan melalui beragam event tematik tahunan. Dari Imlek Run yang meriah hingga trail run yang menantang, setiap event adalah momentum untuk mempererat ikatan di antara anggota.

Jadwal latihan mereka, teratur, menjadi fondasi dari kebersamaan yang terjalin erat. Dua kali seminggu, mereka berkumpul: pada pagi hari Minggu untuk berlari mengelilingi kota Tangerang, dan pada malam Rabu untuk sesi latihan kekuatan di stadion Benteng Reborn. Di setiap langkah dan latihan, terpancar semangat untuk saling mendukung dan memotivasi satu sama lain.

Yang paling memikat dari TNGRunners adalah semangat inklusivitas mereka. Tanpa biaya atau formalitas yang rumit, siapa pun diterima dengan tangan terbuka, dengan senyuman dan cheering ramah dari anggotanya. Dari pelari berpengalaman hingga pemula yang baru saja mulai, setiap individu diberi tempat di komunitas ini.

TNGRunners bukan hanya tentang lari. Itu adalah kisah tentang kesatuan, keberanian, dan kebersamaan yang tak tergoyahkan. Dengan setiap langkah, mereka merangkul makna sejati dari komunitas: bahwa bersama, kita bisa mencapai lebih dari yang kita bayangkan. Itulah yang membuat TNGRunners tetap berjalan, terus menginspirasi dan menyatukan, satu langkah pada satu waktu.

Categories
Active Lifestyle Tips/Ideas/Update Community Run

Meet Unpad Runner, Komunitas Lari di Kampus Jatinangor

Komunitas olahraga menjadi salah satu wadah bagi para pecinta olahraga untuk saling mengenal satu sama lain. Bahkan tidak jarang berawal dari kenal di komunitas dan berakhir menjadi partner bisnis. Komunitas olahraga sendiri biasanya dibagi sesuai jenis olahraganya masing-masing. Seperti komunitas lari, komuitas gowes, komunitas renang, dll. Selain dibagi sesuai dengan jenis olahraganya, komunitas biasanya dibentuk sesuai wilayah masing-masing. Tentu hal ini memiliki dasar karena tujuan awal komunitas itu sendiri dibentuk yaitu untuk menyatukan orang-orang yang memiliki hobi yang sama yang tinggal disekitar tempat tinggal kita.

Namun, bukan berarti seluruh komunitas mengatasnamakan suatu wilayah untuk menjalin hubungan sosial satu sama lain. Seperti salah satu komunitas yang ada di Jatinangor, Sumedang ini. Yaitu komunitas lari “Unpad Runner”. Unpad Runner atau yang biasa disingkat UR merupakan salah satu komunitas lari di sekitaran Bandung, tepatnya di Jatinangor yang dibentuk untuk menyatukan mahasiswa Universitas Padjadjaran yang memiliki ketertarikan lari agar bisa saling mengenal satu sama lain.

Unpad Runner ketika sedang pemanasan sebelum latihan rutin

Unpad Runner sendiri dibentuk pada tahun 2013 oleh Kang Syahid yaitu mahasiswa Unpad tahun 2007. Memang beberapa bulan tepatnya sekitar 7 bulan setelah dibentuknya komunitas ini, anggota UR terbilang cukup banyak yaitu sekitar 50 orang. Namun memang pada saat itu UR belum memiliki latihan yang terprogram dengan baik, hanya saja untuk saling mengenal satu sama lain agar memiliki teman ketika ingin berlari.

Cerita mengenai Kang Syahid sendiri yaitu sosok dibalik berdirinya Unpad Runner, beliau membentuk komunitas ini berawal karena setiap lari di sekitar kampus sering berpapasan dengan pelari lain. Dan dari situlah Kang Syahid ini terfikir untuk menyatukan seluruh pelari yang sering berpapasan ini dengan harapan ada yang memang memiliki pemahaman lebih tentang dunia lari dan bisa sharing satu sama lain di anggota Unpad Runner ini.

Unpad Runner latihan bersama komunitas lain, RCK Runner

Hingga pada tahun 2017 terjadi regenerasi pada komunitas lari ini. Yaitu terdapat captain atau ketua baru dari komunitas ini yaitu Kang Akmal dari mahasiswa Unpad angkatan 2016. Sejak dibawah kepengurusan Kang Akmal ini, UR masih rutin latihan hingga pada akhir tahun 2019, salah satu pendiri dari komunitas lari di wilayah Rancaekek, RCK Runners yang juga merupakan mahasiswa Unpad yaitu Kang Agung mulai fokus untuk membantu Unpad Runner dalam pengelolaannya. Kang Agung sendiri hadir dengan membawa pelatih untuk Unpad Runner agar latihan UR ini lebih terstruktur.

Kang Jejen, pelatih Unpad Runner

Mengenal lebih jauh tentang pelatih Unpad Runner ini, Kang Jejen merupakan pelari yang sudah memiliki sangat banyak pengalaman di dunia lari. Terlebih adanya keikutsertaan Kang Jejen menjadi pocari pacer team pada tahun 2018 dan 2019. Selain itu juga, Kang Jejen seringkali mengikuti event ultra yang memang tidak semua orang mampu menakluki rute dengan jarak yang sangat jauh itu.

Hingga munculah wabah Covid 19 yang mengharuskan seluruh masyarakat Indonesia untuk lockdown di rumah masing-masing dan juga tentu hal ini yang mengharuskan komunitas lari ini berhenti sementara untuk mengikuti aturan pemerintah yang ada. Sampai pada Juli 2022, UR kembali berdiri setelah beberapa anggota yang sudah lulus ditambah dengan informasi mengenai komunitas ini cukup terhambat karena adanya Covid 19. Sehingga berdampak pada anggota UR yang sangat menurun yaitu tercatat pada Oktober 2022, anggota dari UR yaitu 26 orang. Karena memang hingga saat ini, UR masih dalam tahapan mengajak mahasiswa-mahasiswi Universitas Padjadjaran untuk ikut bergabung dengan Unpad Runner ini.

Unpad Runner ikut event lari di Bandung

Saat ini, hubungan Unpad Runner dengan komunitas lari sekitar Jatinangor dan Bandung juga kian membaik. Tentu ada beberapa faktor yang membantu dikenalnya UR di komunitas lain. Salah satunya adalah Ex anggota UR yang memang tinggal di Bandung dan sudah tergabung di komunitas lari lain membantu memperkenalkan UR dalam aspek hubungal sosial. Tidak hanya pada komunitas, beberapa Ex Unpad Runner juga bekerja di beberapa brand yang berkaitan dengan lari dan membantu UR untuk mendapatkan dukungan berupa sponsorship.