Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

Sejarah RM Sederhana: Legenda Masakan Padang

Rumah Makan Sederhana adalah ikon kuliner Padang yang tak asing bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan lebih dari 100 outlet tersebar di seluruh nusantara, Rumah Makan Sederhana telah menjelma menjadi salah satu jaringan restoran Padang terbesar dan paling terkenal di Indonesia.

Source : RM Sederhana
  1. Pendiri dan Sejarah Awal

Pada tahun 1972, seorang pedagang berjiwa wirausaha bernama Bustaman mendirikan Rumah Makan Sederhana di Pasar Benhil, Jakarta. Sebagai orang asli Lintau, Sumatera Barat, Bustaman membawa cita rasa khas Padang ke ibu kota. Menyesuaikan dengan lidah masyarakat Jakarta, ia mengurangi tingkat kepedasan pada hidangan Padang yang terkenal pedas.

Source : RM Sederhana
  1. Asal Mula Nama “Sederhana”

Pada tahun 1997, Bustaman mematenkan merek dagang “Sederhana” dan mulai mewaralabakannya. Seiring dengan perkembangannya, Bustaman terlibat dalam sengketa merek dagang dengan sahabatnya, Djamilus Djamil, yang juga menggunakan nama “Sederhana” untuk restorannya. Bustaman akhirnya memenangkan sengketa tersebut, dan Djamil mengganti nama restorannya menjadi “Sederhana Bintaro”. Pada tahun 2000, Bustaman mendirikan PT Sederhana Abadanmitra untuk melindungi merek “Sederhana” dan hak ciptanya.

Source : RM Sederhana
  1. Menu Khas dan Kelezatan

Rumah Makan Sederhana dikenal dengan menu khas Sumatera Barat yang menggoda lidah dengan sentuhan pedas, manis, dan gurih. Rendang, masakan ikonik Padang, menjadi salah satu menu andalan. Namun, yang tidak kalah populer adalah Ayam Pop, ayam goreng khas Sumatera Barat yang disajikan dengan saus khusus dan lalap. Keunikan Ayam Pop terletak pada warnanya yang masih pucat setelah digoreng, namun bumbu meresap dan memberikan cita rasa gurih yang tak terlupakan.

Source : RM Sederhana

Rumah Makan Sederhana tidak hanya menghadirkan kelezatan kuliner Padang, tetapi juga menyajikannya dalam suasana yang nyaman dan ramah. Dengan sejarah panjang dan warisan cita rasa autentik, Rumah Makan Sederhana tetap menjadi destinasi utama bagi pecinta kuliner Padang di seluruh Indonesia.

Source : RM Sederhana

Hingga saat ini, sudah tersebar 15 cabang dengan wilayah yang berbeda-beda sebagai berikut : Satrio · Lebak Bulus · Mangga Dua Sudirman Park · Cipete · Cikini Kebon Jeruk · Matraman · Meruya Kantin Pondok Indah · Plaza Festival · Tanah Abang Blok A · Metro Tanah Abang · Pasteur · Setiabudi

Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

Papeda: Kisah Kuliner Papua yang Memikat Lidah dan Khasiat Luar Biasa

Papeda, food from Papua

Papeda, sebuah kuliner yang memikat dari Papua, Maluku, dan sebagian wilayah Sulawesi, tak hanya sekadar hidangan, melainkan sebuah karya seni kulinernya sendiri. Dibuat dari sagu, tekstur papeda seperti lem bening yang memukau. Dalam bahasa Inanwatan atau bahasa Papua, disebut ‘dao’, menghadirkan kesan mistis dalam setiap gigitannya.

Masyarakat setempat menganggap papeda sebagai sajian istimewa. Kombinasi papeda dengan ikan tongkol berbumbu kunyit dan kuah kuning menciptakan harmoni rasa yang memikat lidah. Keunikan papeda tidak hanya terletak pada cita rasanya yang tawar, tetapi juga pada cara penyajiannya yang khas. Seringkali dihidangkan bersama sayur ganemo, olahan daun melinjo muda yang memberikan sentuhan segar.

Sejarah papeda mencatat keberadaannya dalam adat Sentanu dan Abrab di Danau Sentani, Arso, dan Manokwari. Hidangan ini menjadi pilihan utama pada acara-acara penting di Papua, Maluku, dan sekitarnya, menjadikannya sebagai warisan kuliner nusantara yang begitu khas. Bagi masyarakat Papua, papeda bukan sekadar santapan lezat; sagu, bahan dasarnya, memiliki tempat istimewa dalam mitologi setempat dengan kisah penjelmaan manusia.

Raja Ampat, sebagai salah satu daerah penghasil sagu yang melimpah, menggelar upacara syukur dan penghormatan khusus untuk menyambut hasil panen. Papeda bukan hanya makanan pokok, melainkan simbol rasa syukur atas kelimpahan alam. Masyarakat Papua, Maluku, dan sekitarnya menjadikan papeda sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Tak hanya lezat, papeda juga menyimpan beragam manfaat kesehatan. Dengan kandungan serat tinggi, rendah kolesterol, dan nutrisi esensial seperti protein, karbohidrat, kalsium, dan zat besi, papeda mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan daya tahan. Konsumsi rutin bahkan diyakini dapat mengurangi risiko kanker usus dan membersihkan paru-paru.

Meskipun sayangnya, kelezatan papeda mulai sulit ditemui, bahkan di daerah asalnya. Namun, bagi yang ingin merasakannya, mencoba membuatnya sendiri bisa menjadi alternatif yang menarik.