Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

Sejiwa Coffee: Ngopi Berkelas di Kota Bandung

Source : Instagram Sejiwa

Kota Bandung memang dikenal sebagai surganya para pecinta kopi, dan di antara deretan coffee shop yang menarik perhatian, Sejiwa Coffee menjadi destinasi yang tak boleh terlewatkan. Terletak di Jalan Progo No. 15, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, kafe ini memikat para pengunjung dengan konsep industrial yang dipadukan dengan sentuhan tumbuhan hias yang menghiasi setiap sudut ruangan.

Source : Instagram Sejiwa

Salah satu daya tarik utama Sejiwa Coffee tak hanya terletak pada desain interior yang unik, tetapi juga karena kedatangan Presiden Joko Widodo yang membuatnya semakin dikenal. Pada momen kunjungannya, Presiden Jokowi tak hanya menikmati kopi, tetapi juga memberikan testimoni positif terhadap kopi asli Gunung Puntang Jawa Barat yang disajikan di sini. Unggahan di Instagram pribadinya pada 12 April 2022 menegaskan bahwa kopi dari Sejiwa Coffee adalah yang terbaik.

Source : Instagram Sejiwa

Setelah kunjungan Presiden Jokowi, Sejiwa Coffee tak tinggal diam. Mereka menambahkan elemen dekoratif baru berupa lukisan foto animasi yang menggambarkan momen Presiden menyeduh kopi. Lukisan itu ditempatkan dengan presisi di tempat duduk yang pernah diduduki oleh Presiden Jokowi. Tak hanya itu, adanya patung setengah badan Presiden Jokowi di depan pintu masuk memberikan sentuhan personal dan eksklusif pada atmosfer kafe.

Source : Instagram Sejiwa

Dengan kesuksesan dan pengakuan dari berbagai kalangan, Sejiwa Coffee merasa semakin berkomitmen untuk memberikan pengalaman berkopi yang tak terlupakan. Cabang baru dibuka di daerah Kiputih Bandung dan Adityawarman Jakarta, memperluas jangkauan keberadaan Sejiwa Coffee. Kelezatan hidangan di sini juga dapat dinikmati melalui layanan pemesanan online dan WhatsApp.

Tentu tak hanya terkenal dengan rasa kopinya yang sungguh luar biasa, namun juga dengan hidangan lainnya yang tersedia di cafe ini dengan harga yang terbilang standar. Harganya sendiri beragam dengan rata-rata berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp90.000 saja.

Source : Instagram Sejiwa

Sejiwa Coffee buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB, dan khusus pada akhir pekan, mereka memperpanjang jam operasional hingga pukul 23.00 WIB. Dengan fasilitas yang lengkap, termasuk ruang dalam dua lantai, Sejiwa Coffee memberikan pengalaman santai yang istimewa bagi para penggemar kopi. Jadi, jika kamu mencari tempat yang tidak hanya menawarkan kopi berkualitas tetapi juga suasana yang menginspirasi, Sejiwa Coffee adalah pilihan yang tepat.

Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

Sejarah RM Sederhana: Legenda Masakan Padang

Rumah Makan Sederhana adalah ikon kuliner Padang yang tak asing bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan lebih dari 100 outlet tersebar di seluruh nusantara, Rumah Makan Sederhana telah menjelma menjadi salah satu jaringan restoran Padang terbesar dan paling terkenal di Indonesia.

Source : RM Sederhana
  1. Pendiri dan Sejarah Awal

Pada tahun 1972, seorang pedagang berjiwa wirausaha bernama Bustaman mendirikan Rumah Makan Sederhana di Pasar Benhil, Jakarta. Sebagai orang asli Lintau, Sumatera Barat, Bustaman membawa cita rasa khas Padang ke ibu kota. Menyesuaikan dengan lidah masyarakat Jakarta, ia mengurangi tingkat kepedasan pada hidangan Padang yang terkenal pedas.

Source : RM Sederhana
  1. Asal Mula Nama “Sederhana”

Pada tahun 1997, Bustaman mematenkan merek dagang “Sederhana” dan mulai mewaralabakannya. Seiring dengan perkembangannya, Bustaman terlibat dalam sengketa merek dagang dengan sahabatnya, Djamilus Djamil, yang juga menggunakan nama “Sederhana” untuk restorannya. Bustaman akhirnya memenangkan sengketa tersebut, dan Djamil mengganti nama restorannya menjadi “Sederhana Bintaro”. Pada tahun 2000, Bustaman mendirikan PT Sederhana Abadanmitra untuk melindungi merek “Sederhana” dan hak ciptanya.

Source : RM Sederhana
  1. Menu Khas dan Kelezatan

Rumah Makan Sederhana dikenal dengan menu khas Sumatera Barat yang menggoda lidah dengan sentuhan pedas, manis, dan gurih. Rendang, masakan ikonik Padang, menjadi salah satu menu andalan. Namun, yang tidak kalah populer adalah Ayam Pop, ayam goreng khas Sumatera Barat yang disajikan dengan saus khusus dan lalap. Keunikan Ayam Pop terletak pada warnanya yang masih pucat setelah digoreng, namun bumbu meresap dan memberikan cita rasa gurih yang tak terlupakan.

Source : RM Sederhana

Rumah Makan Sederhana tidak hanya menghadirkan kelezatan kuliner Padang, tetapi juga menyajikannya dalam suasana yang nyaman dan ramah. Dengan sejarah panjang dan warisan cita rasa autentik, Rumah Makan Sederhana tetap menjadi destinasi utama bagi pecinta kuliner Padang di seluruh Indonesia.

Source : RM Sederhana

Hingga saat ini, sudah tersebar 15 cabang dengan wilayah yang berbeda-beda sebagai berikut : Satrio · Lebak Bulus · Mangga Dua Sudirman Park · Cipete · Cikini Kebon Jeruk · Matraman · Meruya Kantin Pondok Indah · Plaza Festival · Tanah Abang Blok A · Metro Tanah Abang · Pasteur · Setiabudi

Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

Papeda: Kisah Kuliner Papua yang Memikat Lidah dan Khasiat Luar Biasa

Papeda, food from Papua

Papeda, sebuah kuliner yang memikat dari Papua, Maluku, dan sebagian wilayah Sulawesi, tak hanya sekadar hidangan, melainkan sebuah karya seni kulinernya sendiri. Dibuat dari sagu, tekstur papeda seperti lem bening yang memukau. Dalam bahasa Inanwatan atau bahasa Papua, disebut ‘dao’, menghadirkan kesan mistis dalam setiap gigitannya.

Masyarakat setempat menganggap papeda sebagai sajian istimewa. Kombinasi papeda dengan ikan tongkol berbumbu kunyit dan kuah kuning menciptakan harmoni rasa yang memikat lidah. Keunikan papeda tidak hanya terletak pada cita rasanya yang tawar, tetapi juga pada cara penyajiannya yang khas. Seringkali dihidangkan bersama sayur ganemo, olahan daun melinjo muda yang memberikan sentuhan segar.

Sejarah papeda mencatat keberadaannya dalam adat Sentanu dan Abrab di Danau Sentani, Arso, dan Manokwari. Hidangan ini menjadi pilihan utama pada acara-acara penting di Papua, Maluku, dan sekitarnya, menjadikannya sebagai warisan kuliner nusantara yang begitu khas. Bagi masyarakat Papua, papeda bukan sekadar santapan lezat; sagu, bahan dasarnya, memiliki tempat istimewa dalam mitologi setempat dengan kisah penjelmaan manusia.

Raja Ampat, sebagai salah satu daerah penghasil sagu yang melimpah, menggelar upacara syukur dan penghormatan khusus untuk menyambut hasil panen. Papeda bukan hanya makanan pokok, melainkan simbol rasa syukur atas kelimpahan alam. Masyarakat Papua, Maluku, dan sekitarnya menjadikan papeda sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Tak hanya lezat, papeda juga menyimpan beragam manfaat kesehatan. Dengan kandungan serat tinggi, rendah kolesterol, dan nutrisi esensial seperti protein, karbohidrat, kalsium, dan zat besi, papeda mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan daya tahan. Konsumsi rutin bahkan diyakini dapat mengurangi risiko kanker usus dan membersihkan paru-paru.

Meskipun sayangnya, kelezatan papeda mulai sulit ditemui, bahkan di daerah asalnya. Namun, bagi yang ingin merasakannya, mencoba membuatnya sendiri bisa menjadi alternatif yang menarik.

Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

CU@Cafe: Sejuta Sensasi Kuliner di Perumahan Elit Kota Wisata Cibubur

Selamat datang di CU@Cafe, tempat kuliner baru yang wajib kamu sambangi di perumahan elit Kota Wisata Cibubur. Jika kamu mencari pengalaman kuliner yang unik dengan sentuhan modern minimalis, warna putih yang elegan, abu-abu yang menenangkan, dan sentuhan hangat kayu, maka CU@Cafe adalah jawabannya. Bersiaplah untuk merasakan kenyamanan yang luar biasa di cafe ini, yang dirancang dengan penuh perhatian untuk memaksimalkan kenyamanan pengunjungnya.

Desain Modern Minimalis dengan Sentuhan Hangat Kayu

CU@Cafe tidak hanya sekadar tempat makan, tetapi juga merupakan pilihan terbaik bagi pecinta desain modern minimalis. Dengan dominasi warna putih dan abu-abu, cafe ini mampu menciptakan suasana yang menenangkan dan elegan. Sentuhan hangat kayu pada furniture dan dekorasi menjadi poin khas yang memberikan nuansa cozy, membuat setiap kunjungan kamu menjadi pengalaman tak terlupakan.

Menu Beragam dengan Harga Terjangkau

Apa pun selera kulinermu, CU@Cafe siap memanjakan lidahmu dengan berbagai pilihan menu yang sangat beragam. Mulai dari kopi spesial yang memikat, teh yang menyegarkan, jus yang segar, hingga smoothies yang menggoda, semuanya tersedia dengan harga rata-rata di range dari Rp15.000 hingga Rp120.000. Jangan lewatkan pilihan makanan lezat, termasuk breakfast yang nikmat, pasta yang autentik, salad yang menyehatkan, sandwich yang menggugah selera, dan masih banyak lagi.

Suasana Cozy dan Event Menarik

CU@Cafe bukan hanya tentang rasa, tapi juga tentang pengalaman. Suasana cozy dengan sofa empuk dan hiasan tanaman yang menghiasi ruangan membuat setiap detik di cafe ini menjadi lebih istimewa. Namun, pengalaman tak berhenti di sini! CU@Cafe juga menyuguhkan berbagai event menarik seperti live music yang memukau dan masih banyak lagi. Setiap kunjunganmu ke sini akan menjadi petualangan kuliner yang tak terlupakan.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera atur jadwal untuk berkunjung ke CU@Cafe dan nikmati sejuta sensasi kuliner di tempat yang memadukan desain elegan, menu beragam, dan atmosfer menyenangkan. CU@Cafe, tempat di mana setiap tegukan dan suapan menjadi momen yang berharga!

Bagi kamu yang tertarik untuk mendatangi Cu@Cafe ini bisa langsung datang ke lokasi pada hari Senin hingga Minggu pada jam 08.00 hingga 22.00 yang beralamat di Jl. Wisata Utama No.30 Blok I1, Ciangsana, Gunung Putri, Bogor Regency, West Java 16968

Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

Warung MJS – Sajian Prasmanan dengan Nuansa Mistik nan Kuno

Ingin merasakan sensasi makan dengan konsep prasmanan sambil menikmati suasana modern yang dipadukan dengan sentuhan klasik? Jawabannya ada di Warung MJS!

MJS tak lain adalah evolusi dari nama yang telah dikenal luas sebelumnya, Warung Mbah Jingkrak. Meskipun berubah nama, Warung MJS tetap mempertahankan esensi konsepnya yang antik, klasik, dan mistis.

Dengan tiga ruangan yang unik, mulai dari ruang depan dekat pintu masuk, ruang tengah yang dipenuhi dengan barang-barang antik, hingga ruang outdoor yang menjadi favorit banyak pengunjung. Suasana ini terasa magis, tak lupa disertai senyuman ramah pramusaji yang siap melayani. Menu prasmanan yang menggoda selera tersaji dengan apik, diantar oleh pramusaji yang bersemangat. Pilihan kursi pun menjadi kebebasan pengunjung, bisa dipilih sebelum memesan atau setelah memilih menu. Setiap hidangan dipilih dengan hati, disajikan oleh pramusaji dengan layanan ramah dan penuh senyuman.

Jangan lewatkan ruang tengah yang dipenuhi dengan barang-barang antik dan koleksi unik, termasuk coffee shop andalan, Kopi Susu Bu Lurah. Namun, keajaiban sejati terletak di ruang outdoor dengan jembatan mini yang menghubungkan pengunjung dengan tempat duduk di sekitar kolam renang. Suasana sejuk dan eksotis membuat ruang outdoor menjadi daya tarik utama Warung MJS.

Saat membicarakan menu, Warung MJS punya ciri khas unik. Menu makanan dan minuman disematkan nama-nama setan, seperti sate tuyul, ayam gondol wewe, dan sambel jerit. Keunikan lainnya, pengunjung diberikan kerupuk dan pisang secara gratis, semakin menambah daya tarik. Harga yang terbilang standar, mulai dari Rp7.000 hingga Rp100.000an, membuat Warung MJS menjadi salah satu tempat pilihan terutama bagi orang kantoran.

Keunikan tak berhenti di situ, karena Warung MJS juga menawarkan live music Javanese pada malam hari. Bagi pecinta musik Jawa, ini adalah pengalaman yang tak boleh dilewatkan. Suasana nyaman, hidangan lezat, dan alunan musik Jawa mengiringi malammu di Warung MJS

Bagi kamu yang tertarik untuk mendatangi Warung MJS ini bisa langsung datang ke lokasi pada hari Senin hingga Minggu pada jam 11.00 hingga 21.00 yang beralamat di Jl. Setia Budi Tengah No.11, RT.1/RW.1, Kuningan, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910

Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

JUNI Bar And Lounge: Eksklusivitas dalam Satu Genggaman

Apakah kamu suka nongkrong di tempat makan ala bar yang mewah dan cozy? Kalau iya, JUNI Bar And Lounge Jakarta adalah destinasi yang harus masuk dalam radar kamu. Meskipun namanya mengusung bulan Juni, JUNI Bar And Lounge ternyata baru membuka pintunya pada bulan April 2022. Wow, betapa uniknya!

Terletak di pusat kota Jakarta, bangunan JUNI Bar And Lounge Jakarta dirancang dengan kemewahan yang tak tertandingi. Sentuhan warna putih dan coklat menciptakan atmosfer yang nyaman, sementara tanaman hias memberikan kesegaran yang menyegarkan. Ruangan yang luas membuat setiap sudut tempat ini tetap terasa nyaman, sehingga kamu bisa duduk di manapun dengan kenyamanan yang sama. Desain ruangannya sangat bervariasi, dengan kursi-kursi bergaya khas bar and lounge. Tempat ini juga menyajikan pengalaman semi indoor-outdoor, memberikan cahaya alami di siang-sore hari. Interior JUNI Bar And Lounge Jakarta menciptakan suasana berkelas dengan kombinasi minimalis dan kemewahan. Tidak hanya nyaman untuk nongkrong, tapi juga ideal untuk mengerjakan tugas atau merayakan acara spesial bersama orang tersayang.

Saat akhir pekan tiba, tempat ini biasanya dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati momen santai. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu jika kamu berencana mengunjungi JUNI pada hari libur. Namun, jika suasana tidak terlalu ramai, kamu bebas memilih tempat untuk menikmati hidangan di sana. Setiap malam di JUNI Bar And Lounge Jakarta disertai dengan live music, menambah keceriaan setiap kunjungan. Jika kamu memilih suasana malam, spot outdoor bisa menjadi pilihan terbaik. Suasana malam yang syahdu, ditemani live music, akan membuat momen makan malam kamu semakin berkesan.

Source : Juni Bar & Lounge

Tak hanya menyajikan suasana yang luar biasa, JUNI Bar And Lounge Jakarta juga menawarkan menu makanan yang lezat dan pelayanan yang ramah. Menu utama di sini cenderung ke arah Barat, dengan variasi makanan ringan dan berat. Pilihan minumannya pun mencakup kategori alcohol dan non-alcohol, memberikan kebebasan bagi pengunjung untuk sesuaikan pesanan sesuai selera. Jika kamu bingung memilih menu, jangan ragu bertanya kepada pelayan yang ramah. Mereka akan dengan senang hati memandu kamu menuju menu best seller. Namun perlu diingat, cafe ini masuk ke jajaran middle to high sehingga untuk harga sendiri berada di kisaran harga Rp90.000 – Rp1.000.000 untuk menu makanannya. Dan juga terdapat beberapa menu lainnya seperti wine dengan harga lebih dari Rp1.000.000

Source : Juni Bar & Lounge

Penataan makanan dan minuman di JUNI Bar And Lounge Jakarta juga estetis, sempurna untuk diabadikan sebelum dinikmati. Ditambah dengan latar belakang yang mewah, akan membuat postinganmu terlihat keren di media sosial.

Meskipun menawarkan pengalaman mewah, harga di JUNI Bar And Lounge Jakarta tergolong sepadan dengan kualitas yang diberikan, membuat kunjungan kamu menjadi nilai investasi yang takkan mengecewakan. Saat event khusus seperti Hari Raya atau Tahun Baru, JUNI juga menawarkan paket makanan spesial atau diskon tertentu, menarik perhatian pengunjung. Tak lengkap rasanya jika tempat mewah seperti JUNI Bar And Lounge Jakarta tidak diimbangi dengan pelayanan yang berkualitas. Di sini, para pelayan dan bar tender berkomitmen untuk memberikan pelayanan ramah dan responsif. First impression kamu setelah kunjungan ke sini pasti akan memenuhi rating 10/10.

Source : Juni Bar & Lounge

Bagi kamu yang tertarik untuk mendatangi JUNI Bar & Lounge ini bisa langsung datang ke lokasi pada hari Senin hingga Minggu pada jam 11.00 hingga 01.00 yang beralamat di Jl. Cikini Raya No.16, Cikini, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10330

Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

Barongko dan Gogos: Kelezatan Legendaris dari Tanah Bugis

Indonesia, dengan keberagaman suku dan budaya yang melintas dari Sabang hingga Papua, tak hanya mengundang decak kagum dengan pesona alamnya, tetapi juga memanjakan lidah dengan aneka ragam kuliner tradisional yang menggoda selera. Kota Makassar, salah satu destinasi kuliner terkemuka, memegang teguh reputasinya berkat rempah-rempah eksotis yang melibatkan para saudagar dalam penciptaan kelezatan. Meskipun dunia kuliner dihantui oleh berbagai makanan asing, keberadaan beberapa hidangan tradisional Nusantara tetap kuat dan eksis hingga kini. Salah satu yang patut disoroti adalah barongko, kue khas Tanah Bugis yang memikat selera dan meraih gelar ‘legendaris’.

Barongko, dengan bahan dasar gula, telur, pisang, dan santan, memikat dengan tekstur lembut yang membuatnya cocok dinikmati oleh segala usia. Sejarahnya membawa kita pada zaman di mana hidangan manis ini hanya disajikan untuk kaum bangsawan, terutama para raja Bugis. Nama ‘Barongko’ sendiri berasal dari bahasa Bugis, yang mengartikan “barangku mua udoku” atau “barangku sendiri yang ku bungkus.” Artinya, barongko menjadi simbol kejujuran, mengungkapkan bahwa isi dan tampilan luar hidangan sejalan. Namun, seiring berjalannya waktu, barongko telah menjadi sajian yang merakyat, melibatkan semua lapisan masyarakat dalam setiap kesempatan penting, seperti pernikahan dan akikah.

Proses pembuatan barongko tidaklah rumit. Pisang dihaluskan dan dicampur dengan santan, lalu ditambahkan telur, vanili, garam, dan susu kental manis. Adonan ini kemudian dikukus selama 25 menit, siap disajikan dalam bungkusan daun pisang. Kelezatan barongko tak hanya terasa saat masih hangat, tapi juga saat disimpan dalam lemari pendingin untuk dinikmati dalam keadaan dingin.

Selain barongko, masyarakat Bugis juga memanjakan lidahnya dengan gogos, camilan gurih yang tak kalah menggugah selera. Berbeda dengan barongko yang mengusung cita rasa manis, gogos menawarkan sensasi gurih dengan balutan daun pisang yang membuatnya mirip dengan lemper. Dibuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan untuk meresap, gogos mempunyai bentuk lebih langsing dan panjang. Penggunaan ketan yang bervariasi, seperti ketan hitam, ketan putih, atau bahkan biji khas Sulawesi bernama banne, menjadikan gogos semakin istimewa.

Tidak hanya sekadar camilan, menyantap barongko dan gogos menjadi pengalaman sarapan alternatif yang praktis, nikmat, dan penuh kenangan. Sajian ini, ditemani secangkir kopi atau teh, tidak hanya mengisi perut tetapi juga merangkul kehangatan tradisi kuliner Tanah Bugis yang terus berkembang. Hidangan legendaris ini bukan sekadar rasa, tetapi juga jejak sejarah yang terus berlanjut dalam setiap gigitannya.

Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

Melacak Jejak Rasa Makassar: Kuliner Lezat dengan Sejuta Makna

Kota Makassar, sebagai ibukota provinsi Sulawesi Selatan, bukan hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kekayaan kuliner yang memanjakan lidah setiap penikmatnya. Dalam keberagaman kuliner khas Makassar, terdapat satu hidangan yang tak hanya lezat tetapi juga sarat dengan sejarah dan budaya : Coto Makassar.

Dengan bahan dasar daging sapi dan jeroan, seperti hati, limpa, jantung, dan babat, Coto Makassar menjadi simbol kekayaan rasa dan keunikan cita rasa kuliner Sulawesi Selatan. Apa yang membuat Coto Makassar begitu istimewa, selain dari daging yang digunakan, adalah paduan rasanya bersama buras (ketupat khas Makassar) dan sambal taoco yang khas.

Makassar, seperti kota-kota lain di Indonesia, memiliki warisan kuliner yang kaya. Mulai dari ulu juku, apang, jompo-jompo, barongko, pallumara, hingga pisang epe dan pisang ijo. Namun, Coto Makassar memenangkan hati tidak hanya masyarakat lokal tetapi juga meraih penghargaan internasional. Festival Kuliner “Pesta Juadah 2011” yang diselenggarakan oleh Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) Malaysia menjadikan Coto Makassar sebagai Juara Pertama, mengalahkan 34 peserta kuliner dari berbagai negara.

Sejarah panjang Coto Makassar membawanya kembali ke zaman Kerajaan Gowa-Tallo pada tahun 1538 Masehi. Hidangan ini bukan hanya makanan umum tetapi juga favorit keluarga kerajaan pada masa itu. Kehadiran Coto Makassar dipercaya memiliki jejak budaya dari pedagang Spanyol, Portugis, India, Cina, dan Kamboja yang menjadikan Makassar sebagai pusat perdagangan rempah-rempah sebelum menuju Eropa.

Pengaruh budaya Arab dan India terasa kuat pada rasa gurih berkuah Coto Makassar, yang merupakan hasil perpaduan santan dan susu. Sementara akulturasi dengan budaya Cina terlihat pada variasi kue dan es dalam kuliner Makassar. Rempah-rempah seperti pala, merica, kayu manis, jintan, dan lainnya, memberikan sentuhan khas dari budaya Timur Tengah.

Keunikan Coto Makassar tidak hanya berada pada bahan dan rempah-rempah yang digunakan, tetapi juga pada proses peramuannya. Tradisionalnya, Coto Makassar diramu dengan teliti di dalam kuali tanah liat yang disebut korong butta atau uring butta. Rempah patang pulo, yang terdiri dari 40 macam rempah khas Nusantara, menjadi ciri khas pembuatan hidangan ini.

Menikmati Coto Makassar bukanlah sekadar menyantap makanan. Ada aturan khusus yang diikuti oleh masyarakat setempat. Hidangan ini tidak cocok untuk sarapan, makan siang, atau makan malam. Coto Makassar dinikmati sebagai makanan perantara, biasanya dijamu antara pukul 09.00 pagi hingga 11.00 siang. Disajikan dalam mangkuk kecil dan sendok bebek, kenikmatan Coto Makassar semakin lengkap bila disandingkan dengan ketupat, buras, atau burasa, dan sambal taoco.

Coto Makassar, sebuah perjalanan kuliner melalui waktu dan budaya, menawarkan lebih dari sekadar rasa lezat. Ia membawa cerita panjang tentang keberagaman, kekayaan, dan keindahan Makassar yang melebur dalam sebuah mangkuk. Sebuah kuliner yang tak hanya memanjakan lidah tetapi juga menyuguhkan warisan budaya yang patut dijaga dan diselamatkan.

Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

Menjelajahi Nostalgia Kolonial di Hati Kota Tua: Keindahan Cafe Batavia

Di tengah keramaian Kota Tua Jakarta, di mana riuh rendahnya kunjungan keluarga dan sorotan kamera mengabadikan pesona museum Fatahillah, terdapat satu destinasi yang tidak pernah kehilangan pesonanya seiring berlalunya waktu: Cafe Batavia. Sejak berdiri pada tahun 1993, kafe ini memancarkan pesona bangunan Hindia Belanda yang megah, menawarkan pengalaman kuliner yang otentik dan kaya rasa.

Cafe Batavia Instruction – Photo by Cafe Batavia

Mengintip ke belakang, pada tahun 1805, bangunan yang kini dikenal sebagai Cafe Batavia berfungsi sebagai penginapan para pejabat tinggi VOC. Namun, dengan perjalanan waktu yang meliuk-liuk, takdir bangunan ini berubah ketika Paul Hassan, seorang keturunan Prancis yang tinggal di Serengseng Sawah, membeli dan mengubahnya menjadi restoran. Dan sejak saat itu, Cafe Batavia menjadi salah satu tempat ikonik yang tak lekang oleh waktu di Kota Tua.

Cafe Batavia bukan sekadar restoran, tetapi suatu cerminan sejarah yang hidup. Meskipun sudah melangkah jauh dari tahun-tahun VOC, kafe ini berhasil mempertahankan nuansa kolonial yang kental. Begitu melangkah masuk, pengunjung akan disambut oleh atmosfer yang membawa kita kembali ke masa lampau. Semua elemen, dari furnitur antik hingga lukisan dinding bergaya klasik, membentuk sebuah keseimbangan yang sempurna antara kemewahan dan nostalgia.

Person Chef Cafe Batavia – Photo by Cafe Batavia

Namun, bukan hanya atmosfer kolonial yang membuat Cafe Batavia begitu istimewa. Pelayanan luar biasa dengan sentuhan bintang lima menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman bersantap di sini. Setiap tamu diperlakukan layaknya bangsawan, menciptakan suasana yang hangat dan bersahaja.

Putri Mandi – Photo by Cafe Batavia

Namun, tak lengkap rasanya bila tidak membicarakan rahasia kelezatan yang ditawarkan oleh menu Cafe Batavia. Salah satu hidangan favorit yang tak boleh dilewatkan adalah Rujak Kepiting. Potongan daging kepiting cangkang biru yang lembut dipadukan dengan irisan segar buah mangga dan saus rujak yang nikmat, menciptakan harmoni cita rasa yang tak terlupakan di lidah setiap penikmat kuliner.

Rujak Kepiting – Photo by Cafe Batavia

Selain Rujak Kepiting, menu-menu lainnya pun tak kalah menggoda selera. Dari hidangan khas Nusantara hingga menu internasional, setiap sajian di Cafe Batavia adalah karya seni kuliner yang penuh perhatian. Hidangan-hidangan tersebut disiapkan dengan menggunakan bahan-bahan pilihan, menciptakan cita rasa yang autentik dan memanjakan indera.

Untuk harga sendiri, dengan melihat dengan posisi yang berada di kota dengan jutaan sejarah ditambah dengan menunya yang tergolong premium, Cafe Batavia memberikan harga yang cukup terjangkau. Atau dapat dikatakan ‘pas’. Seperti contohnya ketika tim WIA datang ke Cafe Batavia pada November 2023, harga untuk seporsi Putri Mandi di angka Rp73.000

Jadi, jika kamu merindukan perpaduan antara sejarah yang hidup dan kelezatan kuliner, Cafe Batavia adalah jawabannya. Sebuah perjalanan kuliner di tengah gemerlap Kota Tua Jakarta yang akan mengantar kamu ke era kolonial, memberikan pengalaman tak terlupakan yang terukir dalam setiap gigitan dan momen di kafe ini. Temukan kembali keindahan masa lalu dan biarkan Cafe Batavia memenangkan hati kamu dengan pesonanya yang tak tergoyahkan.

Bagi kamu yang tertarik untuk mencoba kuliner dengan ribuan sejarah ini bisa langsung datang ke lokasi Cafe Batavia pada hari Senin hingga Minggu pada jam 09.00 hingga 12.00 yang beralamat di Jl. Pintu Besar Utara No.14, RT.7/RW.6, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110

Categories
Food & Drinks Travel Tips/Ideas/Update

Permata Tersembunyi di Lingkungan Perumahan Mewah, Fresh Market Kota Wisata

Mengadakan petualangan kuliner bersama keluarga atau teman dekat selalu menjadi pengalaman yang mengasyikkan. Dalam dunia perjalanan dan rekreasi, pariwisata kuliner telah menjadi pilihan yang sangat diminati oleh banyak pecinta kuliner. Secara tradisional, destinasi kuliner yang terkenal terbatas pada kota-kota tertentu yang terkenal dengan hidangan legendaris mereka. Tapi bagaimana dengan penduduk perkotaan? Haruskah mereka meninggalkan kota untuk menikmati pengalaman kuliner yang istimewa bersama orang-orang terkasih?

Masuklah Fresh Market Kota Wisata Cibubur, kumpulan ruko yang menawan yang terletak di dalam area perumahan mewah Kota Wisata Cibubur. Ini menjadi tujuan utama dan favorit bagi warga Cibubur yang mencari pelarian kuliner di dalam kota. Apa pun yang kamu inginkan dari kuliner, yakinlah, kamu akan menemukannya di sini.

Meskipun berada di lingkungan perumahan yang mewah, kekhawatiran tentang harga yang terlalu mahal dapat dihilangkan. Penawaran kuliner di Fresh Market memenuhi berbagai anggaran. Meskipun perlu dimaklumi bahwa beberapa item mungkin memiliki harga sedikit di atas pasar, seperti telur gulung yang lezat seharga Rp2.000 tanpa tambahan topping, opsi lain tetap berada dalam batas yang wajar. Sebagai contoh, satu porsi pecel ayam tersedia dengan kisaran harga Rp10.000 – Rp20.000.

Tidak suka dengan nuansa makanan tenda? Jangan khawatir. Puluhan kafe menanti mereka yang mencari pengalaman dalam ruangan dengan keluarga. Mulai dari tempat mewah, tempat unik, hingga tempat dengan harga terjangkau, beragam kafe di Kota Wisata memenuhi setiap selera.

Tidak heran, saat malam tiba, terutama pada akhir pekan, Kota Wisata berubah menjadi pusat yang ramai dengan ribuan penggemar kuliner. Namun, selama kami, tim WIA, menikmati kuliner ke wilayah FM Kotwis, belum pernah sekali pun mengalami kekurangan tempat parkir, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sebagai kesimpulan, Fresh Market Kota Wisata, Cibubur, adalah permata tersembunyi, menawarkan kombinasi keanekaragaman kuliner dalam suasana nyaman lingkungan perumahan mewah. Baik kamu seorang penikmat kuliner atau seseorang yang mencari malam yang menyenangkan dengan orang-orang tercinta, tempat kuliner ini di tengah-tengah kota adalah tujuan yang harus dikunjungi. Nikmati rasa, hayati suasana, dan buat kenangan abadi di Fresh Market Kota Wisata. Petualangan kuliner kamu berikutnya menanti, tepat di tengah-tengah kota.

Bagi kamu yang tertarik untuk mencoba kuliner di Fresh Market Kota Wisata ini bisa langsung datang ke lokasi pada hari Senin hingga Minggu pada jam 16.00 hingga 22.00 yang beralamat di Jl. Wisata Utama No.15, Ciangsana, Kec. Gn. Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16968